Bulog Ketapang Harapkan RPK Aktif Semua

Kepala Bulog Ketapang
Kepala Bulog Sub Divrei Ketapang, Jusri Pake

KETAPANGNEWS.COM—Peranan Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai penyalur beras ke masyarakat  diharapkan lebih maksimal. Bahkan Forum Bulog Sub Divrei Ketapang mengharapkan agar di Ketapang jumlah RPK bertambah dan aktif menjual.

Kepala Perum Bulog Sub Divrei Ketapang, Jusri Pake mengatakan, adanya RPK tentu Bulog merasa terbantu dalam penyaluran beras ke masyarakat. Terlebih dengan bertambahnya RPK juga membantu program Pemerintah.

“Sejauh ini jumlah RPK di Ketapang hanya 76, sedangkan yang aktif menjual hanya 30 RPK saja. Kita berharap semuanya bisa aktif, dan jumlah RPK juga bertambah,” kata Jusri Pake, Selasa (20/2).

“Namun mereka (RPK-red) juga diminta selain membantu bulog menjalankan program pemerintah, agar ikut juga memasarkan produk komersil Bulog seperti gula, minyak, daging  dan terigu,” timbal Jusri.

Mengenai jatah tonase per RPK, dijelaskannya, masing-masing RPK tidak dibatasi. Artinya tergantung kemampuan dari RPK itu sendiri, sebab barang tersebut harus di kes.

“RPK biasanya mengambil beras dengan jenis medium dan premium berpariasi, ada yang dua ton bahkan ada yang sampai 8 ton. Intinya tergantung kemampuan mereka membayar dan menjualnya,” jelasnya.

Sementara terkait penambahan jumlah RPK dan prosedur pendirian RPK, secara syarat tidak sulit bagi pemohon. Diantaranya menyiapkan potocopy KTP, KK, NPWP dan surat keterangan dari Desa. Jika berbentuk perusahaan seperti CV juga boleh selama bergerak di pengelolaan pangan.

Sebagai informasi, untuk tahun 2019 Perum Bulog Sub Divrei Ketapang juga menyediakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 1.050 ton.

Kemudian, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari rastra mengalami pengurangan sebanyak 13 KPM di Desa Siantau, Nanga Tayap, sehingga jumlah KPM di Ketapang saat ini sebayak 36.173.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.