
KETAPANGNEWS.COM—Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Ketapang terus menggulirkan program sertifikat tanah nelayan. Tahun 2019, DKPP kembali mengusulkan 100 sertifikat nelayan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ketapang.
Kepala Bidang Tangkap DKPP, Andi Manalu menyebutkan, program setifikat tanah nelayan merupakan program Nasional, untuk di Kabupaten Ketapang sudah berlangsung sejak tahun 2013.
“Sejak tahun 2013 sudah berlangsung. Setiap tahun kita mengusulkan sebanyak 100 sertifikat tanah nelayan ke BPN, termasuk tahun 2019 ini yang sudah diusulkan,” kata Andi Manalu, Senin (26/8).
Menurut Andi, dengan memiliki sertifikat tanah, nelayan akan memiliki agunan apabila punya keinginan untuk meminjam dana ke Bank sebagai modal dalam usaha nelayannya.
“Makanya setiap tahun program ini selalu kita informasikan melalui para Kepala Desa. Program ini juga tanpa dipungut biaya, nelayan hanya menyiapkan materai 6000,” lanjutnya.
Mengenai syarat yang dapat diusulkan, diantaranya memiliki kapal sudah teregistrasi, memiliki kartu nelayan, memiliki tanah yang belum bersertifikat dan jelas status lahannya.
“Kedepan kita akan terus menggulirkan program ini meskipun secara bertahap, sehingga seluruh nelayan di Ketapang tanahnya memiliki sertifikat,” ujarnya.
Ketua I DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Ketapang, Evi Zulkifli mendukung penuh program penggratisan sertifikat bagi nelayan. Menurutnya, program tersebut harus terus bergulir, bila perlu terdapat penambahan dalam pengusulan setiap tahunnya.
“Nelayan kita di Ketapang kan banyak. Artinya masih banyak juga yang mungkin belum mendapatkan program itu, alangkah baiknya setiap tahun pengusulannya ditambah,” tutur Evi Zulkifli.
Ia melanjutkan, adanya program sertifikat bagi nelayan juga akan membuka akses mereka kepada perbankan. Terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan modal dalam usaha nelayannya.
“Intinya segala program yang menyangkut kesejahteraan nelayan, kita pasti dukung. Semoga saja program ini terus berjalan, khususnya di Kabupaten Ketapang,” harapnya.(absa)