465 Hektare Lahan PT Arrtu LudesTerbakar

Kebakaran Lahan - Net
Lahan perkebunan sawit terbakar – Net

KETAPANGNEWS.COM—Beberapa hari belakangan di Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) kerap terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kebakaran tersebut tidak hanya terjadi di lahan milik masyarakat, namun merembet ke lahan milik PT Arrtu Energie Resources.

Area Manajer PT Arrtu Energie Resources, Suhaimi mengaku, akibat kebakaran pihaknya mengalami kerugian sangat besar. Pasalnya, kebakaran itu juga masuk ke lahan milik perusahaan.

“Api masuk pada 15 Agustus kemari. Saat ini api sudah mati karena dua hari ini turun hujan. Saat ini tinggal asap. Ada 12 mesin diturunkan untuk benar-benar memadamkan api,” katanya.

Dia menjelaskan, sebelum masuk ke areal perusahaan, ada lima titik api yang terlihat di luar konsesi. Api tersebut muncul dari setiap penjuru yang kemudian masuk ke lahan milik perusahaan.

“Sudah dihalang menggunakan alat, tapi karena api sangat besar akhirnya kewalahan, dan akhirnya masuk ke lahan perusahaan,” jelasnya.

Akibat kebakaran itu, seluas 465 hektare milik perusahaan hangus terbakar. Hampir 400 hektare lahan sudah ditanami kelapa sawit. Sementara untuk kerugian diperkirakan satu hektare sekitar Rp50 juta. Usia sawit tahun tanam 2013,” paparnya.

Menurut dia, kebakaran tahun ini paling parah. Karena waktu terjadi kebakaran tidak hanya satu titik, melainkan lima titik, sehingga kebakaran terjadi begitu hebat. Petugas pun kewalahan memadamkan api. Ditambah lagi tidak ada air di tempat-tempat yang telah disediakan.

“Embung air ada, cuma mobilisasi menggunakan tangki cukup lama, kalah dengan kecepatan api. Kedepannya akan lebih siap dengan sarana dan prasarana menghadapi karhutla,” pungkasnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.