
KETAPANGNEWS.COM – Juru bicara posko Covid-19 sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Ketapang, Rustami memaparkan bahwa saat ini terdapat 151 Orang Dalam Pemantauan (ODP) tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Ketapang.
Selain itu terdapat 3 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta satu pasien terkonfirmasi Covid-19 yang saat ini dalam keadaan membaik.
Rustami menjelaskan, 151 ODP diantaranya 77 orang laki-laki dan 74 orang perempuan yang tersebar diantaranya di Kecamatan Delta Pawan 68 orang, MHS 18, Benua Kayong 28, Nanga Tayap 10, Muara Pawan 4, Manis Mata 11, Sandai 3, Tumbang Titi 2, Marau 2, Sungai Melayu 2, Air Upas 4, Kendawangan 2 dan Simpang Dua 2 orang.
Rustami melanjutkan, selain itu saat ini terdapat 7 orang yang sudah selesai pemantauan serta 3 PDP yang diantaranya ada dirawat di Isolasi RSUD Agoesdjam dan ada dikarantina dirumah lantaran masuk kategori PDP ringan.
“Untuk satu pasien terkonfirmasi Covid-19 saat dalam keadaan baik dan tidak ada keluhan dan masih di rawat diisolasi RSUD Agoesdjam Ketapang,” jelasnya.
Rustami mengatakan, saat ini terdapat 6 orang yang hasil rapid test reaktif namun dalam kondisi baik tanpa keluhan dan masih diisolaai di RSUD Agoesdjam Ketapang.
“Untuk hasil rapid test terhadap 29 santri perempuan di pondok pesantren di Kelurahan Kauman semua hasilnya non reaktif sedangkan untuk santri laki-laki sebanyak 19 orang akan kita lakukan rapid test juga,” ungkapnya.
Rustami menjelaskan, bahwa rapid test merupakan metode screning awal dengan sampel darah guna mendeteksi antibodi tubuh manusia, namun hasil pemeriksaan screning tidak dapat dijadikan kepastian apakah virus corona ada apa tidak meskipun hasilnya positif lantaran bisa jadi yang terdeteksi antibodi terhadap virus lain.
“Itu sebabnya orang yang hasil rapid test reaktif perlu melakukan pemeriksaan Swab baik melalui lendir hidung atau tenggorokan yang mana tes tersebut memerlukan waktu beberapa hari guna memastikan apakah positif atau negatif corona,” tegasnya. (Adv/Jay).