KETAPANGNEWS.COM–Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., menghadiri upacara Pentahbisan Empat Imam Baru Keuskupan Ketapang yang dipimpin oleh Uskup Keuskupan Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi. Prosesi yang berlangsung di Gereja Paroki St. Martinus Balai Berkuak, Kecamatan Simpang Hulu, pada Rabu (8/7/2026) ini berjalan dengan khidmat dan penuh rasa kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada para imam yang baru ditahbiskan, seraya berharap mereka senantiasa diberikan kesehatan dan keteguhan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada umat.
Menjaga Nilai Pengabdian dan Pelayanan yang Adi
Dalam sambutannya, Saya menekankan pentingnya esensi pelayanan bagi seluruh elemen kepemimpinan, baik di jajaran pemerintahan maupun di lembaga keagamaan. Bagi Saya, setiap amanah yang diemban memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk membawa kebaikan bagi masyarakat luas.
“Sebagai Kepala Daerah, amanah yang saya terima dari masyarakat adalah untuk melayani seluruh warga Kabupaten Ketapang tanpa membeda-bedakan, secara adil dan merata. Kita semua memiliki tanggung jawab di bidang masing-masing untuk menghadirkan pelayanan yang membawa manfaat dan kedamaian bagi sesama.” katanya.
Bupati juga menyoroti bahwa kehadiran para pemuka agama di tengah-tengah masyarakat memiliki peran krusial sebagai benteng moral dan pendamping spiritual yang menjaga keseimbangan sosial, terutama dalam menghadapi tantangan zaman saat ini.
Bersinergi Membangun “Rumah Besar” Ketapang
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh pemuka agama, tokoh adat, dan elemen masyarakat yang hadir untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah.
“Saya menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Kabupaten Ketapang adalah kekayaan hakiki yang harus dijaga bersama melalui semangat gotong royong,” tegasnya.(adv/jay).