KETAPANGNEWS.COM — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ketapang melakukan aksi tanggap darurat menyikapi bencana kabut asap yang terjadi akibat kebakaran lahan di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, PMI Ketapang bersama relawan turun langsung membantu penanganan dampak kabut asap serta mendukung upaya pemadaman kebakaran, khususnya di kawasan lahan gambut.
Sejumlah kegiatan dilaksanakan, di antaranya pemadaman api di lahan gambut, pembagian masker kepada masyarakat, penyaluran air bersih untuk warga terdampak, serta pembagian makanan dan minuman bagi petugas yang berada di lapangan melakukan pemadaman api.
Ketua PMI Kabupaten Ketapang, M. Puadi, S.Si., mengatakan bahwa aksi tanggap darurat tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab PMI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“PMI Ketapang berkomitmen untuk terus hadir dan bergerak membantu masyarakat dalam kondisi darurat. Kabut asap akibat kebakaran lahan memberikan dampak kepada masyarakat, sehingga kami bersama relawan berupaya memberikan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan, baik dalam penanganan kebakaran maupun pelayanan kepada masyarakat terdampak,” ujar M. Puadi, S.Si.kemarin.
Menurutnya, penanganan bencana kabut asap membutuhkan kerja sama dan sinergi dari berbagai pihak. Karena itu, PMI Ketapang terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, PMI Provinsi Kalimantan Barat, jajaran PMI di tingkat kecamatan, serta para relawan dalam pelaksanaan aksi kemanusiaan.
M. Puadi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang beserta seluruh jajaran yang telah mendukung upaya penanganan bencana kabut asap di wilayah Ketapang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang beserta seluruh jajaran atas dukungan dan sinerginya dalam penanganan kondisi darurat kabut asap. Terima kasih juga kami sampaikan kepada PMI Daerah Kalimantan Barat, PMI Ranting Matan Hilir Utara, serta seluruh relawan KSR PMI Ketapang yang telah turun langsung membantu masyarakat dan petugas di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong dan kolaborasi sangat diperlukan dalam menghadapi kondisi darurat seperti kebakaran lahan dan kabut asap. PMI, kata dia, akan terus berupaya memberikan pelayanan kemanusiaan sesuai kapasitas dan kebutuhan masyarakat.
Selain membantu pemadaman api, pembagian masker dilakukan untuk membantu masyarakat mengurangi paparan asap.
Sementara distribusi air bersih ditujukan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kondisi darurat. PMI juga memberikan makanan dan minuman kepada para petugas pemadam yang bekerja di lokasi kebakaran sebagai bentuk dukungan terhadap mereka yang berjibaku melakukan pemadaman.
PMI Ketapang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi kabut asap, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, menggunakan masker saat berada di luar rumah, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan.
PMI Kabupaten Ketapang akan terus berkoordinasi dan bergerak bersama seluruh unsur terkait untuk membantu masyarakat menghadapi dampak bencana kabut asap.(Jay).