KETAPANGNEWS.COM – Kepolisian Resort Ketapang menindaklanjuti temuan 10 titik panas (hotspot ) di Desa Mekar Utama dan Desa Banjar Sari Kecamatan Kendawangan Ketapang. Temuan ini berdasarkan aplikasi Lancang Kuning Jumat (9/10/2026).
Tim gabungan bergerak ke lokasi melaksanakan pengecekan lapangan (ground check) dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) .
Kegiatan ini merupakan wujud sinergi dalam semangat Polri Bersama Masyarakat untuk mencegah meluasnya kebakaran.
Kepala Kepolisian Resort Ketapang Ketapang Ajun Komisaris Besar (Pol) Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap temuan hotspot harus segera ditindaklanjuti untuk mencegah api meluas.”Kami menginstruksikan jajaran agar terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam penanganan karhutla,” tegas Kapolres.
Kapolres menegaskan, kecepatan respons dan kerja sama di lapangan sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas.
Berdasarkan hasil pemantauan, dua titik hotspot terdeteksi di wilayah konsesi PT WHW, Desa Mekar Utama, sedangkan delapan titik lainnya berada di wilayah konsesi PT BGA, Desa Banjar Sari.
Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Polsek Kendawangan berkoordinasi dengan Manggala Agni dan pihak perusahaan untuk menuju lokasi serta memastikan kondisi di lapangan.
Penanganan melibatkan 5 personel Polsek Kendawangan, 6 personel Manggala Agni, 40 anggota pemadam kebakaran PT BGA, 20 anggota pemadam kebakaran PT WHW, serta personel Koramil Kendawangan, Lanal, dan Polair.
Tim gabungan mengerahkan kendaraan pemadam, mobil tangki air, mesin pompa, selang, dan peralatan pendukung lainnya untuk mempercepat proses pemadaman.
Kapolres Ketapang mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam upaya penanganan karhutla tersebut. “Kami mengajak masyarakat dan perusahaan untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Pencegahan dan penanganan sejak dini menjadi kunci agar kebakaran tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” ujarnya.
Di lokasi, tim menemukan areal yang telah terbakar dan langsung melakukan pemadaman, dilanjutkan dengan penyisiran serta pendinginan pada lahan bekas terbakar guna memastikan api benar-benar padam.
Melalui semangat Polri Bersama Masyarakat, Polres Ketapang bersama seluruh unsur terkait terus memperkuat koordinasi dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah karhutla demi melindungi lingkungan dan keselamatan bersama.(Jay)