
KETAPANGNEWS.COM-Anggota DPR RI, Erma Suryani Ranik melakukan kunjungan kerja (Reses) ke Kabupaten Ketapang. Legislator Demokrat ini menyambangi tiga Institusi penegak hukum, seperti Kepolisian Resort Ketapang, Kejaksaan Negeri Ketapang dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Ketapang.
Wanita yang akrab disapa Erma merupakan anggota Komisi III DPR RI ini saat mengunjungi Lapas Ketapang mengungkapkan, Lapas Ketapang memang menjadi perhatian bersama. Karena tingkat atau trend warga binaan di Lapas Ketapang yang melarikan diri cukup tinggi.
“kondisi Lapas Ketapang ini menjadi perhatian kita bersama. hampir tiap tahun ada yang melarikan diri,” kata Erma saat kunjungan kerja melihat kondisi Lapas Ketapang, Senin (31/10).
Erma mengungkapkan, Kepala Lapas Ketapang sudah melaporkan padanya. Satu di antara penyebab larinya warga binaan adalah tidak standarnya kondisi sarana dan prasaran Lapas Ketapang.
“kita sama-sama melihat bahwa dek ruangan Lapas ini masih terbuat papan,” ujarnya.
Wanita asli kelahiran Ketapang ini menambahkan, bahkan dinding Lapas Ketapang, menurutnya juga masih ada yang terbuat dari papan dan belum ada renovasi sampai sekarang. Kemudian tinggi tembok di Lapas Ketapang hanya 3 meter. Sementara standar umum untuk Lapas itu adalah 6 meter. Jadi di Lapas Ketapang ini cukup banyak persoalan.
“tidak kalah penting adalah soal sumber daya manusia atau sipirnya. Jika dibanding jumlah warga binaan 300 lebih, maka jumlah sipir di Lapas Ketapang sangat tidak seimbang,”tegas Erma.(dra)