Sengketa Lahan, ISL Siap Ikuti Prosedur Pemkab

“Kalau bisa diselesaikan di Ketapang kenapa harus sampai ke ranah hukum,” kata Kamsen Saragih

kamsen-saragih
Direktur PT ISL, Kamsen Saragih saat diwawancara awak media, Selasa (22/11)

KETAPANGNEWS.COM—Mediasi yang digelar di Aula Pendopo Bupati, Selasa (22/11) terkait sengketa lahan PT Inti Sawit Lestari (ISL) dan PT Arrtu Borneo Plantation (ABP).  Menurut Direktur PT ISL, Kamsen Saragih, pertemuan tersebut sudah yang kesekian kalinya.

 “Pertemuan ini sudah yang keberapa kalinya. Tapi hingga saat ini belum ada kesepakatan untuk penyelesaiannya. Padahal kita sudah melakukan urutan secara baik sehingga menjadi pemenang lelang,” kata Kamsen

Dari segi administrasi, lanjut Kamsen baik perizinan dan lain sebagainya sudah pihaknya ikuti. Kalau sebelum lelang pihaknya tahu bahwa dua izin atau peta pasti tidak akan mau ikut. Sementara yang pihaknya ketahui hanya satu peta saja.

“Kalau sudah lelang tentu semua proses sudah dilakukan termasuk  sudah pendaftaran tanah, diumumkan melalui media. Melibatkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang, Bank Mandiri selaku Badan Usaha milik Negara (BUMN) dan pihak palaksana lelang seperti pengadilan,” jelasnya.

Mengenai adanya surat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pusat bahwa peta horizontal yang benar, tentu hal demikian harus dibedakan dengan dua konsep. Konsep tersebut yakni sebelum lelang atau sesudah lelang. “Jika sebelum lelang maka apa yang dikatakan BPN Pusat itu benar,” ujarnya.

Selain itu, dirinya mengaku akan mengikuti proses seperti yang disampaikan Bupati Ketapang. Kalaupun persoalannya diselesaikan secara B to B atau musyawarah mufakat itu tentu lebih baik. Jika mau dilanjutkan secara melalui proses hukum pihaknya juga tetap berterimakasih.

“Kalau bisa diselesaikan di Ketapang kenapa harus sampai ke ranah hukum,” cetusnya.

Ia juga mengaku, terkait masalah ini semua data-data proses lelang seperti perizinan dan peta dirinya sudah diperiksa Polres. Namun data itu sudah disampaikan.

“Intinya mau seperti apapun saya mengikuti saja. Sebenarnya kita tidak ada hubungan apa-apa dengan PT ABP. Pemenang lelang hubungannya sama pihak pelelang. Tapi karena ada PT ABP dalam area yang telah dilelang, kita coba menyelesaikannya,” tutupnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.