Sengketa Lahan Ditargetkan 2016 Selesai

“Kalau kita katakan bulan (Novemmber-red) ini mungkin tidak bisalah, tapi kalau tahun ini dipastiak akan selesai. Sehingga satu januari nanti kita tidak lagi memikirkan persoalan ini,” kata Bupati

bupati-sedang-berbincang-usai-mediasi
Bupati Ketapang berbincang-bincang bersama Kapolres, Direktur PT ISL usai mediasi di ruangan aula pendopo Bupati, Selasa (22/11). Foto: Abdul Salim

KETAPANGNEWS.COM—Bupati Ketapang, Martin Rantan menargetkan ditahun 2016 ini kasus sengketa lahan antara PT Inti Sawit Lestari (ISL) dan Arrtu Borneo Plantation (ABP) akan selesai. Ini diungkapkan martin usai memimpin mediasi sengketa lahan di Aula Pendopo Bupati, Selasa (22/11).

Martin mengatakan, dalam hal ini Pemerintah sudah mengambil keputusan-keputusan penting supaya persolan ini jangan berkepanjangan. Sehingga ditahun 2016 ini kasus sengketa lahan tersebut akan selesai.

“Kalau kita katakan bulan (Novemmber-red) ini mungkin tidak bisalah, tapi kalau tahun ini dipastiak akan selesai. Sehingga satu januari nanti kita tidak lagi memikirkan persoalan ini,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya juga tidak tahu, apakah persoalan ini berkelanjutan. Siapa tahu dari persoalan ini ada tuntutan, gugatan dan lain sebagainya dari Pihak terkait yang merasa tidak terakomodir kepentingan didalam putusan pemerintah ini.

“Tentunya ya silahkanlah prosesnya seperti apa. Kita serahkan, keranah hukumpun ya berarti menggugat pemerintah. Karena persoalan ini sudah diambil alih pemerintah,” timpalnya.

Ia menambahkan mediasi tersebut baru pada tahap kesimpulan rapat. Pemerintah, dengan adanya konflik yang belum selesai ini akan mengadakan pertemuan intensif antara internal pemerintah.

“Kita selaku pengurus negara tentu mengambil langkah yang baik demi menjaga kewibawaan pemerintah. Tentu langkah-langkah tersebut adalah langkah menyelesaikan persoalan,” tegasnya.

Ia berharap, ketika pemda mengadakan pembahasan secara insentif di internal Pemerintah. Kemudian mengeluarkan keputusan hasilnya, para pihak harus bisa menerimanya. Karena kita sudah sepakat, urusan ini diserahkan kepada pemerintah.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.