Jaga Kebhinekaan, NKRI Harga Mati

“Siapa yang mau panjang umur dan murah rezeki maka jalin silaturrahim,” jelas tokoh agama terkemuka, H Uti Konsen.

poto-bersama
Poto bersama sambil berpegangan tangan sebagai wujud komitmen dalam menjaga kerukunan antar ummat beragam usai silaturrahmi di Pendopo Bupati, Rabu (23/11). Foto: Abdul Salim

KETAPANGNEWS.COM—Dalam rangka membangun persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, Pemerintah Daerah (Pemda), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Kabupaten Ketapang menggelar silaturrahmi di aula Pendopo Bupati, Rabu (23/11). Kegiatan tersebut dilaksanakan guna menjaga kebhinekaan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai harga mati.

kapolres-ketapang
Kapolres Ketapang, AKBP Sunario saat menyampaikan materi, Rabu (23/11). Foto: Abdul Salim

Kapolres Ketapang, AKBP Sunario dalam penyampaiannya kegiatan ini merupakan ajang pemersatu dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama. Selain itu, ia meminta agar seluruh masyarakat Ketapang tetap menjaga kekondusifan antar umat beragama saat ini dan seterusnya.

Kemudian, masyarakat hendaknya waspada dengan ancaman-ancaman yang berpotensi merusak kesatuan ummat. “Masyarakat harus tetap bersatu dalam keberagaman,” kata Kapolres.

pemuka-agama-h-uti-konsen
Perwakilan Tokoh Muslim, H Uti Konsen saat menyampaikan nasihatnya pada Forum Silaturrahmi, Rabu (22/11). Foto: Abdul Salim

Terpisah, Salah satu tokoh agama Ketapang, H Uti Konsen mengapresiasi langkah Pemerintah, TNI dan Polri yang menggelar forum silaturrahim yang dihadiri seluruh tokoh dari berbagai kalangan dan jenis.

Lanjutnya, silaturrahim yang dilaksanakan ini tentu harus dipertahankan. Kemudian kondisi Ketapang yang sudah kondusif inipun harus dipertahankan. Salah satu cara mempertahankannya yakni dengan banyak berdo’a dan silaturrahim. Kalau ini sudah terbangun menurutnya masyarakat Ketapang insyaallah aman.

“Siapa yang mau panjang umur dan murah rezeki maka jalin silaturrahim,” jelas tokoh agama terkemuka ini.

ketua-fkub-ketapang
Penandatanganan Deklarasi oleh Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Ketapang, Habib Adzan, Rabu (22/11). Foto: Abdul Salim

Selain itu, ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpengaruh dengan isu-isu yang merusak peratuan dan kesatuan ummat. “Kalau ada masalah laporkan dan percayakan kepada pihak yang berwajib,” ujarnya.

Hadir dalam acara, Bupati Ketapang, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Wakil Ketua, Kapolres, Dandim diwakili Kasdim, Kepala Pengadilan Negeri, perwakilan Kajari, Pimpinan SKPD, Camat, Kepala Desa, Ketua Ormas dari bergabai kalangan suku dan etnis, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan para undangan lainnya.

kasdim
Penandatanganan Deklarasi Oleh Dandim 1203 diwakili Kasdim, Rabu (22/11). Foto: Abdul Salim

Di Penutupan acara dibacakan deklarasi secara bersama-sama yang dipimpin salah satu tokoh agama. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi dari semua unsur yang terlibat.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.