
KETAPANGNEWS.COM—Banjir setinggi lutut orang dewasa sempat merendam beberapa desa dibantaran sungai di Kecamatan Sandai beberapa hari kemarin.
Ahmadie warga Desa Sandai Kiri, Dusun Tangga Tanah, Kecamatan Sandai, Jum’at (25/11) saat dikonfirmasi wartawan via telpon selularnya menjelaskan, banjir kini sudah berangsur surut.
“Namun masyarakat sekitar tetap waspada dan khawatir banjir susulan dengan ketinggian air lebih tinggi kembali terjadi lantaran saat ini musim penghujan mulai tiba,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, banjir sejak Senin (21/11) sampai Rabu (23/11), namun pada Kamis ( 24/11) berangsur surut dan hari ini Jumat (25/11) sudah mulai kering.
“Selama tiga hari tersebut ketinggian air bervariasi, tergantung ketinggian wilayah, ada yang hingga di atas lutut orang dewasa.kalau diwilayah lembah mungkin lebih dalam lagi,” katanya.
Ia menambahkan, tak hanya di Dusun Tangga Tanah, dibeberapa dusun lainnya seperti Dusun Tebing Tinggi, Desa Muara Jekak, Desa Sandai Kanan juga informasinya banjir. “Hanya saja saat ini memang sudah mengalami penyurutan,” ujarnya.
Menurutnya, jika musim penghujan seperti ini hampir semua desa di Sandai yang berada di bantaran sungai banjir. Meskipun saat ini kondisi air sudah mulai kering, namun kekhawatiran dirinya dan masyarakat di bantaran sungai lainnya masih terus ada.
“Jika terjadi hujan selama 2 sampai 3 hari maka kemungkinan banjir kembali ada,” ungkapnya.
Ia menuturkan, banjir mungkin bisa lebih tinggi dari kemarin, itu yang mereka takutkan, apalagi kalau ketinggiannya seperti tahun lalu.
“Makanya kita selalu waspada dan berharap pihak terkait sigap dalam memberikan bantuan jika memang terjadi banjir lagi dengan ketinggian air yang makin tinggi,” katanya.
Untuk itu, ia berharap agar pemerintah daerah melalui pihak terkait dapat memberikan pertolongan sedini mungkin dan bantuan bagi masyarakat jika memang banjir dengan ketinggian yang lebih dalam kembali di beberapa wilayah di bantaran sungai, baik di wilayah Sandai maupun bantaran sungai lainnya.
“Kami berharap tidak ada banjir lagi, apalagi kalau sampai banjirnya tinggi seperti tahun lalu, rumah warga dibantaran sungai sampai 2 meter banjirnya, kalau masih setinggi lutut karena sudah biasa mungkin belum membuat warga resah tapi kalau sudah tinggi sekali tentu kita semua takut,” ucapnya.
Ia menambahkan, jika banjir besar aktivitas kerja dan akses jalan terganggu, maka harapan masyarakat BPBD sigap dalam memberikan pertolongan dan bantuan jika terjadi banjir susulan dengan volume air yang lebih tinggi.(dra)
Beberapa Desa di Sandai Terendam Banjir added by Ketapang News on
View all posts by Ketapang News →