
KETAPANGNEWS.COM—Trainer Emergency Medical Training (EMT) 911 Jakarta, Rochmat menjelaskan, pasien yang harus didahulukan ditolong adalah pasien yang rawan dan bisa merenggut nyawa korban.
“Biasanya prioritas pasien yang harus didahulukan ditolong adalah pasien gagal napas dan emergency,” jelas Rochmat Jumat (25/11) di Ketapang.
Menurutnya pelatihan ini untuk menambah skil dan pengetahuan materi maupun peraktek terhadap peserta. Diharapankan agar peserta mengaplikasikan pengetahuannya ketika terjadi hal-hal termasuk yang tak terduga di lapangan.
“Saya yakin tentu peserta akan mudah menerapkannya karena sudah ada bekal yang didapat pada pelatihan ini,” ujarnya.
Ia mengatakan,manfaat pelatihan ini juga untuk mempermudah peserta melamar kerja,kemudian untuk mendapatkan Surat Kredit Profesi serta menambah perpanjangan Surat Tanda Registrasi.
“Kita baru pertama kali melakukan pelatihan kepada tenaga medis di Ketapang. Namun khusus di Kalimantan sudah hampir merata pernah melakukan pelatihan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan pelatihan ini untuk melatih kemampuan peserta baik petugas medis di rumah sakit, puskesmas maupun instasi terkait seperti perusahaan swasta.Tujuannya untuk melatih trauma seperti kejadian yang tidak terduga di lapangan.Pihaknya melatih pada segi traumanya terhadap pasien. Misalnya korban bencana alam atau lainnya.
“Peserta harus bisa merespon memberikan bantuan terhadap korban,” jelasnya.
Ia menambahkan, peserta pelatihan ini harus mampu memberikan pertolongan pada trauma luka pendarahan, luka di kepala dan lain-lain. Serta bisa melihat hal apa yang paling emergency terhadap korban.
“Peserta dilatih juga harus bisa memilah pasien yang harus didahulukan atau belakangan ditolong,” ujarnya (dra)