
KETAPANGNEWS.COM—Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ketapang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di aula pertemuan Dinas Peternakan dan Pertanian (Distanak) Ketapang, Sabtu (26/11). Dalam muscab tersebut, Fadli Atif kembali terpilih menjadi Ketua KONI periode 2016-2020 setelah unggul dua suara dari kandidat lain yakni Hammizar Yahya.
Saat dikonfirmasi, pimpinan sidang Muscab Koni Ketapang, Nasdiansyah menjelaskan, Muscab berlangsung lancar dan dihadiri 29 Pengurus Cabang (Pengcab) Ketapang serta perwakilan Koni Provinsi Kalbar.
“Alhamdulillah semua rangkaian Muscab berjalan lancar,” ungkapnya, Sabtu (26/11).
Ia melanjutkan, pemilihan Ketua dalam Muscab dilakukan dengan sistem voting, yang mana masing-masing Pengcab memiliki satu hak suara, ditambah 1 hak suara dari perwakilan Koni Provinsi dan 1 suara dari Koni Ketapang.
“Di Ketapang sendiri ada 31 Pengcab, tapi hanya 29 Pengcab yang memiliki hak suara, dua Pengcab sebagai peninjau, jadi total suara dalam pemilihan ada 31 suara yakni 29 Pengcab, 1 suara Koni Provinsi dan 1 Koni Kabupaten,” jelasnya.
Ia menambahkan, kalau dalam pemilihan ketua Koni periode 2016-2020 terdapat dua kandidat yakni Fadli Atif dan H Hammizar Yahya, yang mana Fadli Atif kembali terpilih menjadi Ketua Koni setelah mendapat 16 dukungan dari Pengcab. Sedangkan H Hammizar Yahya mendapat 14 dukungan.
“Dari Koni Provinsi abstain, jadi total suara hanya 30. 16 untuk Fadli Atif. 14 H Hammizar,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Koni terpilih, Fadli Atif mengucapkan terimakasih atas kepercayaan para pengurus cabang yang telah memilih dirinya, ia juga meminta seluruh pengurus cabang untuk bersama memajukan olahraga Ketapang.
“Saya bersyukur masih dipercaya menjadi Ketua Koni, saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pengcab baik yang memilih maupun tidak, saya harap pasca pemilihan ini kita semua dapat bekerjasama baik dalam kepengurusan maupun lainnya,” mintanya.
Menurutnya, dirinya tidaklah berarti apa-apa jika tanpa dukungan dan kerjasama pengcab dan seluruh pihak terkait lainnya.
“Untuk kepengurusannya nanti di atur oleh tim formatur, yang jelas kita berharap ada keterwakilan dari seluruh cabang olahraga untuk jadi pengurus agar seluruh aspirasi dari masing-masing cabor dapat kita tampung dan realisasikan,” terangnya.
Ia berharap kepada Bupati Ketapang dan DPRD Ketapang agar mempertimbangkan anggaran untuk Koni pada tahun 2017 mendatang sesuai dengan kebutuhan Koni, terlebih pihaknya merencanakan untuk menyiapkan dan melakukan pembinaan atlet pada tahun 2017 guna persiapan Porprov pada tahun 2018 mendatang.
“Karena bicara prestasi tentu juga bicara soal dana, makanya saya juga sudah minta kepada Bupati dan ketua DPRD untuk mempertimbangkan soal anggaran sesuai kebutuhan Koni, dan semoga kita dapat meningkatkan prestasi melalui olahraga dan mengharumkan nama Ketapang,” katanya.(absa)