Tiga Hari, Korban Tengelam Belum di Temukan

"Sampai saat ini kami belum menemukan korban, padahal pencarian sudah dilakukan secara maksimal di sepanjang aliran sungai pawan hingga ke daerah Pangkalan Teluk Kecamatan Nanga Tayap," kata Suyanto keluarga korban.

basarnas-2
Basarnas beserta warga mencari keberadaan Korban tengelam di perairan Sungai Pawan Rabu (30/11).

KETAPANGNEWS.COM,Sandai- Kardiman (30) Warga Dusun Tobak, Desa Penjawaan, Kecamatan Sandai yang dikabarkan tenggelam pada Senin (28/11) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB di aliran sungai pawan tepatnya di Desa Penjawaan hingga saat ini belum ditemukan.

Suyanto (40) satu diantara keluarga korban mengaku hingga saat ini korban belum ditemukan.Menurutnya Ia beserta tim Basarnas Ketapang dibantu warga telah melakukan pencarian selama 3 hari belakangan ini.

“Sampai saat ini kami belum menemukan korban, padahal pencarian sudah dilakukan secara maksimal di sepanjang aliran sungai pawan hingga ke daerah Pangkalan Teluk Kecamatan Nanga Tayap,”  kata Suyanto kepada wartawan Rabu (30/11).

Suyanto menuturkan, saat ini pihak keluarga sudah berserah kepada Allah atas keselamatan korban, namun pihak keluarga sangat berharap korban dapat ditemukan walau dalam kondisi seperti apa-pun.

“Keluarga sudah pasrah, kami berserah kepada Allah karena mungkin ini takdir dari yang maha kuasa, hanya saja kami sangat berharap korban masih bisa ditemukan dan kami yakin bisa menemukannya dengan bantuan tim SAR dan warga,” harapnya.

basarnas-1
Basarnas dan warga masih terus melakukan pencarian korban tengelam di bantaran Sungai Pawan Rabu (30/11).

Dirinya bersama keluarga mengucapkan terimakasih dengan tim Basarnas yang telah datang membantu dan menambah motivasi masyarakat untuk turut serta dalam melakukan pencarian.

Namun, Suyanto sangat menyayangkan sikap dari Muspika setempat yang dinilai tidak peduli terhadap keselamatan warganya,lantaran sampai 3 hari tenggelamnya korban, tidak ada perwakilan Muspika yang datang memberi motivasi dan suport kepada pihak keluarga. Termasuk aparat kepolisian setempat menurutnya kurang tanggap dalam menyikapi persoalan tenggelamnya korban.

“Padahal sudah di informasikan oleh warga kalau ada korban tenggelam, tapi pihak kepolisian malah meminta warga membuat laporan resmi, padahal harusnya untuk kejadian bencana seperti ini kepolisian harus tanggap paling tidak memberikan solusi dan menenangkan keluarga yang ditimpa bencana,” ungkapnya.

Ia pun meminta kepada masyarakat khususnya di bantaran Sungai Pawan agar dapat memberikan informasi jika menemukan korban.

“Kalau ada yang menemukan korban kita harapkan informasi bisa menghubungi saya di nomor 081257009292,” pungkasnya. (dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.