Berdoa di Tugu Tolak Balak, Agar Ketapang Damai, Aman dan Mesra

“Di Tugu Tolak Balak kita berdoa secara adat agar Ketapang dibawah kepemimpinan Bapak Martin Rantan dan Suprapto damai, aman dan mesra,”kata Ketua Panitia PSBD DAD Ketapang 2016, Laurensius Sikat Gudag.

budaya-dayak
Kaum muda berbaur dalam karnaval Seni dan Budaya Dayak di tugu Tolak Balak Jalan Merdeka Minggu (11/12).

KETAPANGNEWS.COM – Ketua Panitia Pentas Seni Budaya Dayak (PSBD) DAD Ketapang 2016, Laurensius Sikat Gudag mengajak semua pihak untuk menjaga Ketapang agar tetap aman dan damai selamanya. Adapun rangkaian kegiatan yakni pembukaan, display atau karnaval budaya Dayak di beberapa titik jalan protokol Kota Ketapang. Karnaval akan diakhiri di Tugu Tolak Balak Jalan Merdeka komplek Pasar Lama Ketapang.

“Di Tugu Tolak Balak kita berdoa secara adat agar Ketapang dibawah kepemimpinan Bapak Martin Rantan dan Suprapto damai, aman dan mesra,”katanya saat pembukaan PSBD DAD Ketapang 2016 di Hotel Borneo Emeradl, Minggu (11/12).

Sehingga Ketapang maju menuju maasyarakat sejahtera. Kemudian kegiatan selanjutnya lomba fashion show busana dan lagu-lagu Dayak dan rapat kerja. Ia berharap kegiatan ini berjalan lancar, aman dan kondusif hingga kegiatan berakhir.

Dewan Adat Dayak (DAD) Ketapang menyelenggarakan Pentas Seni Budaya Dayak (PSBD) 2016 di Hotel Borneo Emeradl yang resmi dimulai Minggu (11/12) berakhir hinga Senin (12/12). Tujuan kegiatan ini guna mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat.

Hal tersebut sesuai tema yang diangkat panitia yakni “Memperkokoh semangat kebersamaan, persatuan dalam membangun dan melestatikan seni budaya dan adat istiadat sebagai aset bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika” dengan sub tema “Melalui Pentas Seni Budaya Dayak DAD Ketapang 2016 ini kita perkuat semangat kebersamaan anak bangsa demi tetap terciptanya persatuan dan kesatuan dalam mendukung pembangunan nasional yang adil dan merata”.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.