Bangsa dan Negeri di Bangun Dari Iman dan Akhlak

Tabliqh Akbar peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW Tahun 1438 H /2016

ustad-fiqri-haikal
Ustad Fikri Haikal Zainudin MZ memberikan tausiah di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Minggu (11/12) malam dalam Tabliqh Akbar peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW Tahun 1438 H /2016.

KETAPANGNEWS.COM- Ustad Fikri Haikal Zainudin MZ memberikan tausiah dengan tema “merajut Ukhuwah Dalam Kebhinekaan” di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Minggu (11/12) malam dalam Tabliqh Akbar peringatan Maulid Nabi  Muhamad SAW Tahun 1438 H /2016 menarik perhatian ribuan jemaah yang hadir.

Ustad Fikri Haikal memulai bagaimana sebuah bangsa dan negeri dibangun dari Iman dan Akhlak. Pentingnya Iman dan Akhlak sebagaimana di contohkan Rasulullah SAW dikupasnya panjang lebar. Mulai  dari sejarah Nabi maupun iman dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari dikupasnya. Pentingnya menegakkan Iman dan Akhlak. Karena itu ia berpesan kepada seluruh generasi muda untuk tidak takut berbuat yang benar dan baik selama tidak melanggar ajaran agama. Ia mencontohkan salah bacaan mengaji tidak apa-apa, daripada tidak pernah salah karena tidak pernah mengaji. Banyak kajian untuk meningkatkan keimanan dan keyakinan disampaikan Ustad Fikri Haikal.

Sementara Bupati Ketapang dalam sambutannya yang disampaikan Sekretaris Daerah Ketapang, Drs H.M.Mansyur MSi mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW memberikan gambaran kepada kita semua tentang kehidupan Nabi Muhamad SAW. Maulid Nabi merupakan momentum penting untuk mengaktualisasikan nilai-nilai universal sebagai Uswatun Hasanah atau keteladanan yang baik bagi kita semua.

“Peringatan Maulid bertujuan untuk menggali hikmah dengan diutusnya Nabi Muhamad SAW sebagai rasul agar umat Islam memahami dan menghayati misi kelahirannya,” kata Mansyur.

Ia melanjutkan, melalui kegiatan ini, ia ingin mengajak umat Islam untuk memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran-ajaran yang terdapat dalam kitab suci Al-Quran dan sunnah Rasul. Rasulullah memberikan contoh tauladan kepada kita untuk membangun tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang adil dan sejahtera. Sejarah mencatat, tatanan kehidupan bernegara yang dibangun Nabi Muhamad menjunjung tinggi keadilan sosial, musyawarah mufakat, penghormatan terhadap nilai kemanusian, penegakan supermasi hukum dan kebersamaan antar umat untuk menjaga harmonisasi sosial, demokrasi yang kita bangun adalah demokrasi disertai amanah dan etika serta kesantunan.

“Alangkah  indahnya, jika kita dapat membangun tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan demokrasi yang santun, beretika dan menjunjung tinggi akhlaqul karimah. Sebagaimana
dicontohkan oleh Rasulullah SAW,”ucapnya.

Berkaitan dengan pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, ia mengimbau kepada peserta tabliq akbar dan masyarakat untuk memberikan dukungan berupa bantuan dalam rangka pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang yang sampai hari ini masih dalam proses pembangunan dan memerlukan pendanaan yang cukup besar.

Usai tabliqh akbar, panitia selanjutnya menyampaikan pengumuman lomba hadrah/merawis yang dilakukan belum lama ini. Ada pun  pemenang Lomba qasidah rebana dewasa wanita diantaranya, Juara pertama utusan peserta lomba dari Nurul Annisa Sungai Awan Kanan, juara kedua utusan dari Baburrahman Desa Baru, juara ketiga utusan dari Nurasmaul Husna Sukabangun Dalam, juara harapan utusan dari Cahaya Ria Kelurahan Sampit.

Selanjutnya, Lomba hadrah/Merawis Umum Pria Juara pertama utusan peserta lomba dari Al-Alaq Desa Payak Kumang, juara kedua utusan Putra Sautul Jannah Pematang Putar, juara ketiga dari Nurul musthofa Kalimas Baru Tumbang Titi, juara harapan adalah utusan Baitul Ghaffar Desa Pematang Sindur. Sedangkan Lomba Qasidah Rebana anak-anak putri pemenangnya adalah, Juara pertama SMPN 06 Sukabangun, juara kedua Nur Ilahi Desa Tanjung Baik Budi, Juara ketiga Madrasah Tsanawiyah Negeri I Ketapang, dan juara harapan adalah utusan Nur Hidayah Desa Tanjung Baik Budi. Kemudian dilakukan juga sumbangan bersama untuk pembangunan Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang dan ditutup dengan doa.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.