
KETAPANGNEWS.COM—Dipastikan 26 Tim ikuti Jumpa Bakti dan Gembira Palang Merah Remaja – Palang Merah Indonesia (Jumbara PMR-PMI) Ketapang yang ke 1 tanggal 17 – 18 Desember 2016 di Buper Politeknik Negeri Ketapang. Kegitan digelar dalam bentuk perkemahan dengan sejumlah aktifitas.
Ketua Panitia, M Iqbal Hidayat di dampingi Sekretaris Panitia Normansyah usai Teknicall Meeting perwakilan peserta, Rabu (14/12) di markas PMI Ketapang mengungkapkan bahwa sebanyak 26 Tim bakal meramaikan kegiatan Jumbara PMR-PMI ini.
“Dipastikan 26 Tim akan ikut meramaikan. Diantaranya dari 2 unit PMR Mula tingkat Sekolah Dasar, 6 unit PMR Madya tingkat SMP/MTs dan 6 unit PMR Wira tingkat SMA/MA,” kata Iqbal.
Ditambahkannya, bahkan ada peserta dari Kecamatan Sandai. Sementara dari Sungai Laur dan Sungai Melayu Rayak masih dalam konfirmasi pihaknya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini beberapa tahun lalu dinamakan Latihan Gabungan (Latgab). Namun kali ini dikemas lengkap dalam bentuk Jumpa Bakti Gembira atau Jumbara sebagaimana kegiatan Jumbara Nasional yang bulan Juli 2016 lalu juga di ikuti PMI Ketapang.
“Jumbara PMR-PMI Kabupaten Ketapang yang pertama ini sebagai upaya memberikan ruang aktifitas dan menjalin persaudaraan sesama sukarelawan PMR PMI se Ketapang,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Ketapang Pitriyadi S Hut MSi, kegiatan yang akan dihelat ini diharapkan menjadi moment bersejarah dalam perjalanan aktifitas PMR selama ini di unit – unit sekolah masing-masing.
Lanjutnya, sejumlah kegiatan akan digelar dalam Jumbara diantaranya, Jumpa Tokoh, Forum PMR (Forpis), Forum Pembina/Fasilitator PMR Unit Sekolah, Sarasehan Kesehatan Remaja, Diklat Jurnalistik dan Bakto Sosial serta Outbond. “Sedangkan kegiatan yang bersifat kompetisi seperti lomba Dlagbar Pembuatan Tandu Darurat Estafet, Lomba Cerdas Tangkas dan Pentas Seni,” ujarnya.
Terpisah, Sekretaris PMI Ketapang, Lufti F Hasan SP menambahkan, kegiatan Jumbara PMR PMI ini sudah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, No. 429.1/2203/DISDIK-E.3 tanggal 20 November 2016 dan rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ketapang, No. 3142/Kk.14.13/HM.01/11/2016 tanggal 21 November 2016.
“Sehingga dipastikan mendapatkan respon positif bahkan akan datang Fasilitator dari Pengurus PMI Provinsi Kalimantan Barat sebagai konsultan,” tutupnya.(absa)