Pembangunan Tanggul Air Asin Di Suka Baru Mubazir

Empat Kali Jebol

kepala-desa-suka-baru
Kepala Desa Suka Baru (Pakai Topi) saat diwawancara awak media di Kantornya, Selasa (20/12).

KETAPANGNEWS.COM—Pembagunan tanggul untuk para petani di Desa Suka Baru Kecamatan Benua menuai protes dari para kelompok tani. Pasalnya, meski telah dibangun sejak tahun 2007 sampai 2016 sebanyak empat kali, namun bangunan tanggul tak pernah bertahan lama lantaran dihantam gelombang.

“Sepengetahuan saya tanggul yang dibangun itu sudah empat kali jebol,” kata kepala Desa Suka Baru Askandar, Selasa (20/12) di kantornya.

Askandar mengungkapkan, sejak tahun 2007 tanggul tersebut sudah dibangun bahkan berkelanjutan sampai sekarang. Ditahun 2015 juga dibangun tanggul, akan tetapi masih tetap jebol.

“Jadi saya tahu mana pekerjaan tahun 2015 dan 2016. Sedangkan yang 2015 ini pembangunan tanggul air asin yang dikerjakan pak marzuki dengan anggaran kuran lebih 900 juta. Untuk tahun 2016, itu semuanya dilahan perkebunan dengan anggaran 2 Milyar lebih,” ungkap Askandar.

Ia menceritakan, pada awalnya di Desa Sukabaru pernah mengalami musibah dihantam angin puting beliung yang mengakibatkan 11 buah rumah ludes dan berdampaak terhadap lahan pertanian. Dari itu dirinya mengajukan pembangunan tanggul ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ketapang, namun tidak ada tanggapan.

Lanjutnya, setelah itu dirinya langsung menghadap Bupati. Namun  masih belum ada tanggapan juga. Berhubung dirinya kenal dengan orang Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi lalu menyampaikan keadaan yang terjadi.

“Alhamdulillah mereka langsung terjun meninjau lokasi dan kita dapat bantuan tanpa melalui usulan,” tuturnya.

Menurutnya, pembangunan berbentuk tanggul di tempat itu kurang tepat lantaran selalu sia-sia dan tidak mengandung manfaat ketika dibangun, sebab selalu jebol. Yang paling tepat adalah pembangunan abrasi.

“Kedepan diharapkan pembangunannya bukan berbentuk tanggul, melainkan abrasi. Karena kalau tanggul pasti tidak akan pernah kokoh, justru malah mubazir,” sarannya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.