Padi Terserang Puso, Petani Harus Lapor

Pemerintah Berperan Menyiapkan Subsidi Benih

humaidi
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtkultura Dinas Pertanian dan Peternakan, Humaidi saat diwawancara awak media.

KETAPANGNEWS.COM—Terkait jebolnya tanggul air asin di Desa Suka Baru Kecamatan Benua Kayong, tentu akan berdampak terhadap hasil panen. Demikian dikatakan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtkultura Dinas Pertanian dan Peternakan, Humaidi Selasa (20/12).

Humaidi menjelaskan, tanggul air memang berfungsi untuk lahan pertanian yakni salah satunya menahan agar air laut tidak keluar dan tidak masuk kelahan pertanian. Tanggul air asin ini seharusnya ada pemeliharaan, itu dilakukan agar air asin tidak masuk. Namun ini bukan pekerjaan dinas pertanian.

“Dengan jebolnya tanggul tersebut otomatis air asin akan masuk ke lahan pertanian masyarakat. Sehingga menjadikan daya tahan padi lemah,” jelas Humaidi.

Namun diakunya, atas kejadian yang menimpa para petani di Desa Suka Baru, dirinya belum mendapatkan laporan puso akibat dihantam air asin.

Ia mengatakan, terhadap musibah yang menimpa petani di Desa Suka Baru, untuk menahan mereka agar kemudian bisa menanam padi, pemerintah akan tetap berupaya mencarikan solusinya. Misalnya penyediaan benih padi. Menurutnya benih padi adalah bantuan paling utama.

“Yang paling utama benih. Sebab, biasanya para petani mencari benih dengan cara menyiapkan sendiri dari hasil tanamannya. Ketika terjadi puso seperti kebanjiran dan kekeringan tentu benihnya tidak ada,” ucapnya.

Menyikapi persoalan itu, lanjutnya, tentu pemerintah memiliki peranan untuk menyiapkan subsidi benih, ini memang sudah di antisipasi sebelumnya. Ketika mereka harus membeli bibit pada saat musim tanam tiba tentunyakan berat.

“Kami harapkan juga, dalam hal ini para petani agar segera melapor kalau ada terjadi Puso akibat banjir, kekeringan ataupun terserang air asin,” sarannya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.