Desa Sukadamai Dipimpin Perempuan Usia 27 Tahun

Emillia Efi: Komitmen Membangun Tidak Mesti Dari Kaum laki-laki, Perempuan Juga Bisa. Intinya kita mau berbuat dan komitmen menjalankannya.

emillia-efi
Kepala Desa Sukadamai Kecamatan Tumbang Titi, Emillia Efi didampingi Suaminya (Pakai Jas Hitam), Kamis (29/12).

KETAPANGNEWS.COM—Setelah melalui tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang diselenggarakan beberapa waktu lalu, kini 123 Kepala Desa (Kades) sebagai pemenang Pilkades resmi dilantik. Dari 123 Kades, terdapat tiga perwakilan perempuan yang menjadi Kepdes. Pelantikan diselenggarakan, Kamis (29/12) di Borneo Hotel.

“Dari 123 Kadeses yang dilantik, ada tiga orang Kades perwakilan perempuan. Diantaranya Kades Sengkarak dan Sukadamai dari Kecamatan Tumbang Titi serta 1 orang dari Kecamatan Sungai Melayu rayak.” Kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMD-PKB), Muslimin kepada Ketapangnews.com

Selain perwakilan perempuan, satu diantara tiga Kades perempuan merupakan Kades termuda dengan usia 27 tahun dari Desa Suka Damai kecamatan Tumbang Titi.

Muslimin menjelaskan, keterwakilan perempuan dalam kompetisi pemilihan terutama Pilkades merupakan Hak semua warga negara, baik perempuan maupun laki-laki. Terlebih dengan terpilihnya tiga perwakilan perempuan merupakan suatu prestasi bagi kaum perempuan.

“Siapapun dia, baik perempuan maupun laki-laki, selagi memiliki komitmen untuk membangun daerah ataupun Desa maka semuanya memiliki hak dan itu tidak jadi persoalan,” jelasnya.

Sementara itu, Kades Sukadamai Kecamatan Tumbang Titi, Emillia Epi (27) yang merupakan Kepdes termuda di Kabupaten Ketapang, saat diwawancara mengungkapkan, saat pemilihan dirinya hanya menang 20 an dari empat calon yang berkompetisi.

“Saya hanya menang 20 suara lebih dari pasangan lainnya. Namun, saat ini kita tidak lagi bicara menang atau kalahnya, akan tetapi bagaimana kita menyatu untuk membangun Desa,” ungkap Emillia Efi usai dilantik

Terpilih dirinya sebagai Kades, menurutnya Efi merupakan sebuah prestasi bagi kaum perempuan. Terlebih dirinya adalah seorang perempuan.

“Komitmen untuk membangun tidak mesti dari kaum laki-laki, perempuan juga bisa. Intinya kita mau berbuat dan komitmen,” ujarnya.

Selain itu, setelah usai dilantik, dirinya akan menjalankan program kerja sesuai visi misi saat pencalonan. Terutama misalnya membangun pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap,  seluruh masyarakat desa Sukadamai dapat bekerjasama dengan untuk mewujudkan visi misi guna pembangunan desa kedepannya agar lebih baik.(absa)

pn-ketapang

Leave a Reply

Your email address will not be published.