Pola Kemitraan Cara Baru Merampas Hak Rakyat

bupati-ketapang
Bupati Ketapang, Martin Rantan didampingi istri

KETAPANGNEWS.COM—Bupati Ketapang, Martin Rantan mengungkapkan, perkebunan dengan pola kemitraan sampai hari ini belum menunjukkan kontribusi positif untuk perkembangan ekonomi rakyat. Hal demikian disampaikan saat Bupati memberikan sambutan pada pelantikan pejabat esselon II dan III, Selasa (3/1) di Pendopo Bupati.

Penyampaian tersebut dikhususkan kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian yakni tentang koperasi kemitraan atau koperasi kebun. Menurut martin seluruh koperasi kemitraan yang tergabung dalam pola kemitraan belum memberikan dampakk positif terhadap perekonomian.

“Hal demikan akan menjadi bom waktu bagi Kabupaten Ketapang. Bayangkan saja satu bulan panen petani hanya ada yang terima 38 ribu. Ini hal yang tidak benar, jadi saya melihat keputusan pusat tentang pola kemitraan 80 20 ini justru cara baru merampas hak rakyat,”

Selain itu, ia nenegaskan, terhadap dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan pola kemitraan 80-20 ini tidak perlu lagi dilaksanakan. Biarkan saja pola baru ini adalah plasma mandiri dengan pola inti.

“Sebab banyak sekali laporan masyarakat dan anggota koperasi, bahwa mereka merasa tidak mendapatkan peningkatan ekonomi dengan cara pola kemitraan 80 20,” tuturnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.