450 Pejabat Eselon IV Dilantik

Pelantikan dan Pengambilan sumpah

450-pejabat-eselon-iv
450 Pejabat Eselon IV saat mendengarkan pembacaan Surat Keputusan, Jum’at (6/1) sore. Foto: Abdul Salim

KETAPANGNEWS.COM—Bupati Ketapang, Martin Rantan SH melantik 450 pejabat Eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten, Jum’at (6/1) di Aula Hotel Borneo. Sebelumnya, Bupati juga melantik pejabat eselon II dan III di Pendopo Bupati.

Bupati Ketapang, Martin Rantan dalam sambutannya mengatakan, pelantikan dan mutasi jabatan merupakan hal biasa. Namun yang jadi persoalan adalah meminta jabatan dan membeli jabatan. Untuk urusan pelantikan dan pengambilan sumpah hari ini (Jumat red) semua eselon tidak ada yang memberi sesuatu.

“Saya katakan ini pelantikan dan pengambilan sumpah yang bersih. Tidak ada pungutan liar soal pelantikan ini. Apabila bagi para yang memberi kepada orang lain atas nama pejabat untuk membeli jabatan, maka kedepannya pasti akan berpikir mengembalikan uangnya,” kata Bupati, Jum’at (6/1)

Martin menyampaikan, bagi yang mendapat tempat baru jangan merasa kecewa. Bagi yang mendapat jabatan sesuai dengan keinginan walaupun tidak meminta, jangan terlalu membusungkan dada. Karena untuk hal pelantikan hari ini, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sudah melihat rekam jejak selama satu tahun.

Selanjutnya, Martin berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik harus menguasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati. Oleh karenannya, dalam kegiatan melakukan sidak nanti dirinya akan mempertanyakan visi dan misi kepada seluruh pejabat eselon, bahkan sampai ke kepala desa.

“Karena rambu-rambu kita adalah visi misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang sudah tertuang dalam Perda RPJMD. Sebab, tidak lama lagi kita akan melakukan musrenbang, baik Desa, kecamatan dan kabupaten. Jadi semuanya harus seimbang, sejalan dan paralel,” terang Martin.

Kemudian, usai dilantik diharapkan agar secepatnya meminta petunjuk kepada pejabat di atasnya. Kemudian, dalam waktu paling lambat minggu depan seluruh SKPD sudah melakukan rapat internal sambil mempersiapkan untuk asistensi Daftar Pengguna Anggaran (DPA). Karena tahun 2016 lalu kinerja kita bisa dikatakan lemah.

“Sebab pada tanggal 31 Desember di ujung tahun, masuk pada pukul 00.00 saya masih berkoordinasi dengan Bagian Keuangan dan pimpinan cabang Bank Kalbar untuk menuntaskan semua urusan keuangan,” ujarnya.

Dia berpesan, terhadap yang dilantik, kedapan jangan sampai menyalahgunakan jabatan, seperti melakukan perbuatan-perbuatan Pungli dan lain sebagainya. Jangan sampai khilaf dan tergelincir dalam situasi yang akhirnya berubah rumah.

Dalam hal ini, dirinya sebagai kepala daerah akan berusaha untuk melindungi semua sebatas yang mampu untuk dilindungi dan dibantu. Sehingga administrasi kita baik dan dapat mempertahankan prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“WTP hanya dapat kita pertahankan kalau laporan keuangan kita baik dan tidak cacat. Kalau sebaliknya maka akan berubag menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP),” timpalnya.

Diharapkan juga, terhadap yang dilantik agar sungguh-sungguh membantu SKPD masing-masing. Terlebih jabatan yang diterima hari ini merupakan amanah sekaligus ujung tombak kepemerintahan. Ditambah lagi amanah inilah yang benar-benar secara tekhnis melaksanakan kegitan yang ada di penjabaran APBD yang bersangkutan.

Lanjutnya, diminta juga masing-masing SKPD agar dapat menciptakan Iklim kerja kondusif. Jangan sampai seorang kasi berkuasa melebihi seorang Kabid dan Kepala Dinas. Kalau ada SKPD seperti demikian, dirinya akan meminta Baperjakat untuk melakukan peninjauan ulang.

“Jadi mari kita laksanakan kepemerintahan yang baik. Karena APBD tahun 2017 ini Rp 2 Triliun lebih. Untuk belanja modal 32 persen, sisanya cukup banyak untuk belanja pegawai. Jadi belanja pegawai yang cukup banyak ini harus kita gunakan untuk pelayanan publik,” anjurnya.

Ditegaskannya, dengan anggaran yang angkanya tinggi harus dipergunakan sebaik-baiknya. Artinya kita akan malu kalau kepemerintahan di Ketapang ini tidak baik. Karena negara menggajih kita hanya untuk melakukan pekerjaan secara baik dan profesional.

“Kita harus malu, saya pun juga malu. Kalau tidak baik, kedepannya saya tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai Bupati,” timbalnya.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat dan sukses. Semoga beban berat yang dipikul dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Sehingga Ketapang ini akan terwujud menjadi ketapang maju dan sejahtera.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.