Pemuda Katolik Harus Menyadari Panggilannya Sebagai Pemuda Bangsa

Membangun Organisasi Yang Kuat Melahirkan Pemimpin Yang Melayani

Komisariat
Bupati Ketapang Martin Rantan berpoto bersama saat pembukaan Musyawarah Komisariat Cabang (MUSKOMCAB) Pemuda Katolik Ketapang di Bina Utama Payak Kumang.

KETAPANGNEWS.COM – Judul tulisan di atas salah satu kutipan singkat pidato Bupati Ketapang Martin Rantan, dalam sambutannya pada acara pembukaan Musyawarah Komisariat Cabang (MUSKOMCAB) Pemuda Katolik Ketapang, bertempat di Bina Utama Payak Kumang, Sabtu (7/1l  pekan lalu.

Martin Rantan mengungkapkan, Pemuda Katolik harus menyadari panggilannya sebagai pemuda bangsa. Panggilan itu terwujud dalam pengabdian dan kontribusi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pemkab siap bekerjasama dan menerima masukan yang bersifat membangun dan demi kepentingan rakyat,” kata Martin.

Adapun tema Muskomcab Pemuda Katolik Ketapang dengan “Membangun Organisasi Yang Kuat Melahirkan Pemimpin Yang Melayani”.

Tema ini merupakan wujud kesadaran Pemuda Katolik Komisariat Cabang Ketapang untuk terlibat aktif dalam politik. Bicara pemuda katolik, berarti bicara mengenai keterlibatan dalam dunia politik.

Melalui Musyawarah Komisariat Cabang (MUSKOMCAB) setelah beberapa waktu lalu vakum, akhirnya Pemuda Katolik Komisariat Ketapang kini aktif kembali dengan terpilihnya pengurus baru, periode 2017-2019. Secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Budi Mateus, S.Pd.M.Si, Nilus Kasmi Seran (Sekretaris) dan Antoni Salim SH.(Bendahara).

Sehari sebelum dilakukan Muskomcab, pada  Jumat (6/1) dilakukan kegiatan Masa Penerimaan Anggota (MAPENTA) yang di ikuti 120 anggota yang dilaksanakan Ketua Karateker Pemuda Katolik Komisariat Ketapang Budi Mateus,S.Pd.M.Si, beserta jajarannya.

Dalam kegiatan Mapenta ini, peserta di bekali tentang organisasi pemuda katolik,visi dan misi pemuda katolik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Adapun sebagai narasumber adalah Maskendari S.P.M.Si, dan Glorio Sanen SH., selaku Ketua dan Sekretaris KOMDA (Komisariat Daerah) Pemuda Katolik Kalimantan Barat.

Pemateri (narasumber) menekankan kepada Mapenta tentang pentingnya empat pilar dasar yang harus dimiliki oleh pemuda katolik, yaitu, nilai moralitas, konsisten dalam perjuangan, kesederhanaan serta keberpihakan pada kaum lemah, dengan berpegang teguh dengan nilai-nilai di atas pemuda katolik dapat mewarnai setiap sendi kehidupan di tengah masyarakat yang majemuk sesuai slogan Gereja Katolik Indonesia 100 persen Katolik 100 persen Indonesia.

Dalam sambutannya selaku moderator, Pastor Lourentius Sutadi, Pr., mengatakan; sekedar mengingatkan untuk menjadi akar yang menembus tanah, mencari air bagi pohon. Dengan begitu, Pemuda Katolik telah melaksanakan perutusannya menjadi bermanfaat bagi orang lain.

“Menjadi akar memang membuat kita tidak terkenal. Yang dikenal hanyalah pohon dan buahnya. Tetapi itulah tanggungjawab kita, untuk bermakna dan berdampak bagi orang banyak,” ujarnya.

Sementara Ketua terpilih Budi Mateus,S.Pd, M.Si, mengatakan, tedapat beberapa agenda pokok organisasi yang harus dilaksanakan, diantaranya konsolidasi organisasi sampai di tingkat kecamatan dan melaksanakan raker (rapat kerja).

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut berjalan sesuai harapan serta mendapat sambutan baik dari para peserta anggota baru Pemuda Katolik Cabang Ketapang.

Penulis : Nilus Kasmi Seran dan Petrus Kanisius 

Editor : Andra

One Response to "Pemuda Katolik Harus Menyadari Panggilannya Sebagai Pemuda Bangsa"

  1. Andy Monthero   18 January, 2017 at 11:19 am

    Boss….bisa email berkas2 untuk kegiatan mapenta dan musconcab di sikka…NTT….

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.