Sikapi Kepemerintahan Jokowi – JK, Aliansi Mahasiswa NTB Gelar Unjuk Rasa

Mahasiswa Sesalkan Anggota DPRD Tak Berada Di Tempat

Aksi NTB
Gubernur NTB, H Zainul Majdi saat menyambut unjuk rasa mahasiswa NTB, Senin (16/1)

KETAPANGNEWS.COM, NTB—Ratusan Mahasiswa dan Organisasi Kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Nusa Tenggara Barat Menggugat melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi NTB dan Kantor Gubernur NTB, Senin (16/1). Aksi dilakukan guna menyikapi kepemerintahan Jokowi-JK hari ini.

Dalam pres rilis yang disampaikan kepada Ketapangnews.com, Diantara tuntutan yang disampaikan yakni, pertama, cabut aturan Pemerintahan Jokowi-JK mengenai naiknya tarif bayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tertuang dalam PP 60 Tahun 2016 mengantikan PP 50 Tahun 2010. Kedua, Cabut aturan kenaikan biaya Dasar Listrik berdaya 900 VA. Ketiga, cabut aturan kenaikan biaya BBM Non Subsidi.

Namun, aksi yang dilakukan di gedung DPRD hanya berbuah kekecewaan. Pasalnya, tidak ada satupun anggota DPRD yang menghadap saat para mahasiswa menyampaikan aspirasi. Hal demikian di sampaikan Koordinator Pusat Aliansi BEM Perguruan Tinggi Swasta Nusa Tenggara, Kraeng Hamid.

“Saya dan kawan-kawan merasa kecewa dengan DPRD NTB. Ketika di butuhkan semuanya tidak ada. Atau mereka lupa dengan fungsinya,” tegas Hamid.

Lanjut Hamid, merasa tidak ada satupun anggota DPRD menghadap, pihaknya dari BEM UIN Mataram langsung masuk setiap ruang untuk mengecek Dewan diruangannya, tapi hasilnya kosong. “Semoga kejadian ini tidak terulang kembali,” ujarnya.

Kemudian, aksipun dilanjutkan menuju Kantor Gubernur NTB. Sampai disana masa aksi pun menyampaikan tuntutan, meski sebelumnya situasi sempat memanas lantaran Gubernur NTB belum bisa menemui disebabkan masih ada tamu. Melalui lobi-lobi oleh seluruh Pimpinan Organisasi BEM dan OKP, akhirnya Gubernur NTB keluar dan menyambut baik.

Secara langsung, Gubernur NTB, H Zainul Majdi mendengarkan tuntutan yang disampaikan Aliansi Mahasiswa Nusa Tenggara Barat Menggugat. Tepatnya

Dalam kesempatan tersebut, Zainul Majdi mengatakan bahwa para mahasiswa yang ikut dalam aksi merupakan pemimpin masa depan. Semoga apa yang dikerjakan untuk kepentingan rakyat.

“Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Semoga yang kalian kerjakan hari ini benar-benar niat untuk kepentingan rakyat. Terkait yang menjadi tuntutan kalian akan saya bicarakan nanti,” ucap dia.(*)

Editor: Abdul Salim

Leave a Reply

Your email address will not be published.