
KETAPANGNEWS.COM – Wartawan Harian Tribun Pontianak dan wartawan Suara Pemred Theo Bernadhi yang bertugas di Kabupaten Ketapang, menyayangkan sikap Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Ketapang. Pasalnya saat awak media yang hendak bertemu Kabag Kesra untuk melakukan konfirmasi terkait program kerja Kesra 2017 ditolak Kabag Kesra dengan alasan sibuk.
“Kita paham kalau memang lagi ada tamu, makanya kita disuruh tunggu oleh stafnya kita tunggu, hampir satu jam menunggu,” ungkap Subandi Selasa (24/1).
Pria yang akrab disapa Bandi ini menjelaskan, setelah menunggu lama, kemudian ada stafnya yang menghampirinya dan menanyakan apakah dirinya dan rekanya yang mau menemui Bapak (Kabag Kesra red).
“Kemudian saya bilang iya, stafnya masuk keruangan Kabag Kesra, kemudian ketika keluar dari ruangan stafnya malah bilang bapak tidak bisa ditemui karena sibuk,” kesalnya.
Padahal, sebelumnya dirinya dan awak media harian lainnya sudah menyampaikan keinginan bertemu dengan Kabag Kesra dan menyampaikan identitas diri sebagai seorang wartawan.
“Padahal tamunya saat itu sudah keluar, kalau memang sibuk dari awal saja bilangnya sibuk kita juga bersedia menunggu, apalagi kita sudah disuruh menunggu malah tidak mau ditemui, padahal niat kita juga baik ingin menanyakan program-program kerja bagian Kesra,” jelasnya.
Untuk itu, ia berharap Bupati Ketapang melalui bagian terkait agar dapat membina para pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah agar dapat terbuka dalam menyampaikan informasi kepada para awak media yang memang jelas status dan medianya.
Hal yang sama juga diungkapkan Theo Bernadhi, Ia menilai jika sikap pejabat seperti itu, seolah tidak ada hubungan baik dengan wartawan. Wartawan niatnya bagus mau meniformasikan progam kerja mereka.Malah tidak mau ditemui, kalau seperti ini bagaimana mau menjalankan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati untuk pemerintahan yang baik.
“Jangankan dikonfirmasi dan koordinasi, ditemui saja tidak mau.Kalau nanti wartawan nulis tanpa konfirmasi dibilang tidak berimbanglah, semoga pejabat lainnya tidak seperti ini,” harapnya.
Sementara saat dikonfirmasi mengenai sikap Kabag Kesra yang enggan menemui awak media. Asisten III Setda Ketapang, Drs Heronimus Tanam mengatakan, mungkin yang bersangkutan memang masih belum memahami secara detail apa yang menjadi tugas barunya saat ini, lantaran yang bersangkutan baru sekitar dua minggu menjabat di Kesra.
“Hanya saja kalau menurut saya jika memang yang ingin ditanyakan wartawan sesuai kewenangan, ya sampaikan saja, atau jika yang ditanyakan merupakan tugas dan fungsi bidang lain arahkan saja ke yang bersangkutan, yang penting ditemui dulu,” katanya.
Ia pun mengimbau kepada pihak-pihak lainnya agar kedepan dapat memberikan keterbukaan informasi kepada wartawan sejauh apa yang disampaikan sesuai tupoksi masing-masing. Sampaikan saja informasi sesuai yang diketahui dan tugas masing-masing, terlebih jika yang ingin diketahui mengenai program kerja kegiatan yang baik itu bisa jadi motivasi bila disampaikan.
“Selama ini ada program-program kerja yang bagus, tapi tidak terekpos karena tidak disampaikan,”jelasnya (dra)