
KETAPANGNEWS.COM- Usai mengunjungi Pabrik Smelter PT WHW di Sei Tengar Kendawangan, Komisi V DPRD Provinsi Kalimantan Barat melakukan silaturrahmi dengan Bupati Ketapang Martin Rantan.SH bersama SKPD bertempat di Pendopo Bupati Ketapang. Kamis (3/2) malam.
Koordinator kunjungan Komisi V, yakni Hj. Suma Jenny Heryanti, S.H, bersama dengan anggota seperti, Ishak Ali Al Muthahar dari Partai Gerindra, H, Mad Nawir, PPP, Yohanes Lumbung dari Partai Nasdem, Tomotius Ketak dari Partai Hanura, Saparudin, dari PAN, Rasmidi dari Demokrad. Sementara dari Partai Golkar terdiri dari, Bon Cin Nen, Irvan Masyad, Henny Dwi Rini, dan dari PDIP, Martinus Sudarno, Meiske Anggrainy, dan SKPD terkait seperti Disnakertrans Provinsi kalimantan Barat.
Malam silaturahmi, antara Bupati Martin Rantan SH, bersama anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat tersebut merupakan reuni kembali terhadap rekan dan sahabat Martin Rantan semasa menjabat anggota DPRD Provinsi Kalbar selama 11 bulan,
“Selamat datang kepada Bapak Ibu Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, “ ucap Bupati kepada para sahabatnya.
Dengan singkat Bupati menyampaikan kunjungan kerja anggota DPRD provinsi ini terkait aksi damai lembaga swadaya masyarakat menyangkut keberadaan TKA di pabrik Smelter tersebut.
“Keberadaan TKA memang benar ada, tetapi mereka ini penting juga karena kehadiran mereka dalam rangka transformasi pengetahuan trasnformasi keterampilan,“ kata Bupati.
Sementara menurut Bupati orang-orang kita tenaga kerja lokal belum terampil dalam operating ditakut salah dan sebagainya , dan Bupati berharap para TKA tersebut tidak ada permasalahan dengan visa atau lainnya.
Disampaikan Bupati bahwa aksi damai pada tanggal 7 Januari 2017, hanya menyampaikan 15 tuntutan terhadap permasalahan tenaga kerja, dan tidak terjadi sweeping terhadap para TKA yang ada di PT WHW,
“Persoalannya ketika masalah terjadi sweeping terhadap TKA nanti yang akan berurusan itu bukan hanya Pemkab Ketapang, bukan hanya Pemprov Kalbar, tetapi antar negara yaitu Indonesia dan Tiongkok, ” jelas Bupati.
Ditegaskan Bupati bahwa Pemerintah daerah tetap menyambut baik investor dan berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi para investor yang ada di Kabupaten Ketapang.
Selanjutnya Bupati Martin Rantan menitipkan pesan kepada Irvan Masyad anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat yang sudah menggantikan dirinya di komisi IV yang membidangi infrastruktur terkait kondisi dibeberapa ruas jalan provinsi yang rusak, seperti ruas jalan dari Pemahan-Tumbang Titi-Marau, sampai ke Manis Mata.
“Kalau pembahasan anggaran di provinsi tolong geser-geser sedikit anggaran agak banyak untuk poros jalan tersebut “ kelakar Bupati.(dra)