KETAPANGNEWS.COM—Polres Ketapang menggelar turnamen terbuka lomba menembak senapan angin kaliber 177/4,55 mm Kapolres Cup 2017, Sabtu (4/2) di lapangan tembak polres. Kegiatan diperkirakan berlangsung selama dua hari dari empat kelas yang diperlombakan, diikuti kurang lebih 200 orang peserta.
Kapolres Ketapang, AKBP Sunario mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan secara terbuka ini bertujuan untuk menjalin silaturrahmi antara masyarakat dengan Polres Ketapang. Sehingga dengan adanya kegiatan ini masyarakat Ketapang lebih dekat kepada pihak Kepolisian.
“Terselenggaranya kegiatan ini diharapkan adanya kedekatan masyarakat dan kepolisian guna saling memberikan masukan terkait isu yang kurang baik,” kata AKBP Sunario kepada Ketapangnews.com, Sabtu (4/2) siang.
Kemudian, kegiatan diselenggarakan juga sebagai wadah mengetahui para peminat yang memiliki bakat-bakat menembak serta mencari atlet-atlet penembak. Diungkapkanya, kegiatan juga akan diselenggarakan berkelanjutan terutama pada moment-moment besar 17 Agustus dan lain-lain.
“Oleh karenanya, dengan adanya lapangan tembak di Polres Ketapang, bagi masyarakat yang memiliki hobi menembak, silahkan untuk menggunakan lapangan tersebut,” ujarnya.
Ditambahkannya, dalam pelaksanaan kegiatan, pihaknya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Diantaranya, Kodim 1203 yang terlibat sebagai juri, Bank BRI dan Win Mild sebagai sponsor.

Dukung Lomba Menembak
Dandim 1203 Ketapang, Letkol Inf Riko Haryanto yang turut hadir pada pembukaan acara mensupport dan mendukung pelaksanaan lomba menembak oleh polres Ketapang. Terlebih lagi pihaknya telah dilibatkan sebagai juri dalam perlombaan.
“Jadi kita pilih anggota kita yang memang mumpuni untuk menjadi juri. Kita mendukung sekali kegiatan Polres ini,” ucapnya.
Terpisah, salah satu peserta lomba, Riza mengungkapkan, dirinya merasa senang mengikuti perlombaan dan mengapresiasi kegiatan ini. menurutnya, dengan adanya kegiatan semacam ini dapat melatih serta mencari bibit-bibit atlet penembak yang ada di Ketapang. Sehingga para peminat tembak terakomodir.
Selain itu, melalui kegiatan turnamen ini juga, hobi para penembak dapat tersalurkan. Sehingga para peminat tembak terakomodir. Yang tidak kalah penting adalah mengurangi perburuan hewan-hewan liar yang dilindungi.
“Kita sangat apresiasi kegiatan ini. Semoga kegiatan serupa dapat dilaksanakan berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya,”ucapnya.
Dari jadwal yang diagendakan dalam dua hari yang dimulai Sabtu (4/2) pagi. Kegiatan akan dilanjutkan besok, Minggu (5/2).(absa)