Dua Hari Tenggelam, Buyung Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

suasana korban tenggelam di perairan sungai pawan oleh timsar dan polair, Senin (13/2).
Suasana korban tenggelam di perairan sungai pawan oleh timsar dan polair, Senin (13/2).

KETAPANGNEWS.COM—Dua orang pemancing atas nama Efryanto dan Buyung (41) warga Kelurahan Sukaharja, Delta Pawan tenggelam di perairan Sungai Pawan setelah perahu kato yang digunakan menabrak ponton pengangkut BBM bersandar di dermaga, Sabtu (11/2).

Saat kejadian, Efryanto berhasil menyelamatkan diri. Sementara Buyung  baru di temukan Senin (13/2) pagi dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Demikian disampaikan Kasat Pol Air Ketapang, AKP Kudussalam, Selasa (14/2).

Insident tersebut menurut Kudussalam terjadi diduga karena korban kehilangan kendali akibat derasnya arus air. Perahu yang di tumpangi kedua nya tenggelam setelah sebelumnya menabrak sebuah ponton pengangkut BBM yang tengah bersandar di Dermaga pelabuhan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan

“Dalam peristiwa tersebut , Efryanto berhasil menyelamatkan diri karena berenang ketepian sungai. Sementara satu rekannya (Buyung)  diduga hanyut dan terbawa arus,” kata Kudussalam.

Dijelaskan dia, atas kejadian itu, Tim Sar bersama pihak pol air di bantu masyarakat yang menerima laporan adanya korban tenggelam, pada sabtu sore langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian. Namun hingga sore pencarian belum ada hasil.

“Pencarian dilanjutkan pada keesokan harinya (Minggu 12/2) juga belum membuahkan hasil. Sebab  kencangnya arus menjadi kendala tersendiri bagi tim penyelamat untuk mencari.” jelasnya.

Lanjutnya, korban (buyung)  baru bisa ditemukan pada Senin (13/2) pagi oleh salah seorang pemancing . saat ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Kemudian, korban langsung di evakuasi oleh Tim Sar dengandibantu Pol Air untuk dibawa menuju Rumah Sakit (RS).

Terhadap kejadia itu, ia menghimbau kepada para nelayan yang menggunakan kapal kecil agar melengkapi dengan alat keselamatan, seperti baju pelampung. Mengingat kondisi gelombang di perairan Ketapang saat ini tidak menentu.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.