
KETAPANGNEWS.COM – Dalam kebijakan pemangkasan tenaga honorer, Bupati Ketapang menegaskan perlu ada perimbangan. Keterbatasan anggaran, maka tidak mungkin hanya difokuskan untuk membayar tenaga honor. Tetapi, pemerintah mengarahkan Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) untuk meningkatkan indek pembangunan manusia (IPM).
Karena itulah, dalam kebijakan tenaga kontrak dilakukan pemangkasan. Tetapi juga terjadi perimbangan. Artinya dilakukan penambahan dalam rangka percepatan indeks pembangunan manusia dan peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya di bidang pertanian.
“Jadi untuk tenaga perawat, guru dan penyuluh pertanian kita tambah,” tegas Bupati ketika memberikan pengarahan dalam pembukaan rapat kerja pertama Persatuan Pemuda Dayak (PPD).Kabupaten Ketapang, Kamis (16/2) malam.
Ia menerangkan untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), Kebutuhan sektor pendidikan adalah kebutuhan dasar. Saat ini, jumlah tenaga guru memang kurang. Karena itu dilakukan penambahan, tetapi dilakukan juga penataan. Supaya anak didik cerdas, maka jangan sampai anak didik diajar oleh guru yang hanya tamatan SMP.
Kebutuhan akan pelayanan kesehatan, juga kebutuhan dasar. Dalam pembangunan kesehatan selama ini tenaga kesehatan banyak menumpuk di perkotaan. Sementara di pedalaman, masih kekurangan tenaga kesehatan. Dalam membangun indeks pembangunan manusia, tentunya tidak hanya difokuskan di perkotaan.
Karena untuk wilayah pedalaman, tenaga kesehatan melalui tenaga kontrak dilakukan penambahan. Supaya pembangunan indeks manusia dapat terjadi keseimbangan.
“Selain itu kita tambah tenaga penyuluh pertanian, idealnya setiap desa terdapat satu tenaga penyuluh pertanian,” kata Bupati.
Saat ini Kabupaten Ketapang terdiri sekitar 240-an desa dan 9 kelurahan. Sedangkan tenaga penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Ketapang hanya sekitar 40-an orang. Penyuluh pertanian ini diarahkan untuk membimbing masyarakat petani. Masyarakat petani tidak hanya pada sektor pertanian padi saja. Tetapi juga petani karet, petani sawit dan lain-lain.
Bupati mengharapkan dengan adanya penyuluh pertanian sektor pertanian akan terjadi peningkatan produksi, sektor menghasilkan kualitas yang baik.”Nanti kita juga akan beli traktor, bukan hand traktor, dengan traktor lahan darat bisa diolah dengan baik, untuk membangun petani perlu ada penyuluh,” ucapnya.
Jika produksi pertanian meningkat dan berkualitas, Martin Rantan menyebutkan akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Sebab, masyarakat perlu kebutuhan pangan, sandang dan papan. Karena itulah, dengan adanya rapat kerja Persatuan Pemuda Dayak (PPD) Kabupaten Ketapang Bupati Ketapang meminta para pemuda memberikan kontribusi pemikiran dalam membangun Ketapang lebih baik.
Ia menyebutkan pembangunan pedalaman dan perkotaan harus dibangun secara berkelanjutan. Ia berharap, Persatuan Pemuda Dayak (PPD) dapat menyerukan hal-hal yang bisa menjadikan Ketapang tetap kondusif dan jauh dari perpecahan.
“Kita pertahankan daerah ini tetap kondusif,” imbaunya.
Mantan anggota DPRD Kalbar ini menuturkan belum lama ini ia membaca informasi dimedia, dimana disebutkan investasi di daerah ini cukup tinggi. Kondusifnya wilayah ini sangat mendukung masuknya investasi.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Ketapang berdoa selama kepemimpinannya bersama Soeprapto selalu diberikan kesehatan. Semoga mereka tetap dicintai oleh masyarakat. Selain itu, jangan sampai ada OTT (Operasi Tangkap Tangan) di Kabupaten Ketapang. Apalagi sat ini, sudah ada Tim Saber Pungli (sapu bersih pungutan liar) di Kabupaten Ketapang.
Karena itu ia mengingatkan SKPD-SKPD yang ada kegiatan proyek untuk tidak ada pungutan liar. Sikap berhati-hati dalam pekerjaan harus dilakukan, sehingga nanti tidak terjadi hal-hal yang bisa mengecewakan keluarga.(dra)