
KETAPANGNEWS.COM—Kepala Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Ketapang, Drs H Mad Noor mengaku tidak mengetahui kenapa bantuan beras tahun 2016 hilang. Menurutnya, selama ini selalu menganggarkan bantuan beras setiap tahun termasuk 2016.
“Tahun ini juga sudah kita anggarkan. Cuma kita tidak tahu kenapa bisa hilang. Kita cuma menganggarkan saja, nanti dibahas lagi oleh tim penganggaran di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), kami juga kurang paham kenapa bisa tidak muncul,” kata Mad Noor, Selasa (25/10).
Ia mengaku pihaknya sendiri komitmen membantu panti asuhan yang ada di Ketapang melalui bantuan rutin beras satu ton setiap tahunnya untuk setiap panti asuhan.
“Di Ketapang ada 12 panti asuhan, setiap tahunnya selalu dapat bantuan beras rutin, hanya saja di anggaran murni tahun ini memang tidak muncul apa yang sudah kita anggarkan,” terangnya.
Meski demikian, pihaknya tetap berupaya memenuhi kebutuhan beras panti-panti asuhan di Ketapang dengan menganggarkan kembali bantuan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan ini.
“Sudah di koordinasikan, insyaallah sudah dianggarkan. Jadi tinggal kita bicara kedepan saja agar bantuan beras terus ada. Kita komitmen dalam hal ini karena sudah kewajiban pemerintah menganggarkannya,” ujarnya.(absa)