Dua Tahun Jaringan Telkom Putus Tak Disambung

“Sudah berapa kali saya menghubungi pihak Telkom. Kata orang Telkom jalurnya belum ada. Selama dua tahun kok tidak mampu memperbaiki jaringan yang putus itu,” kata Syamsurijal warga Kelurahan Banjar.

Warga melihat jaringan Telkom yang putus selama dua tahun di Kelurahan Banjar Kecamatan Benua Kayong Minggu (30/10).
Warga melihat jaringan Telkom yang putus selama dua tahun di Kelurahan Banjar Kecamatan Benua Kayong Minggu (30/10).

KETAPANGNEWS.COM- Warga Jalanl Arif Rahman Hakim Kelurahan Banjar Kecamatan Benua Kayong Ketapang, Syamsurijal (32) mengeluhkan kabel jaringan Telkom di tempatnya. Lantaran sudah dua tahun kabel Telkom tersebut putus tapi belum pernah diperbaiki oleh Telkom.

Ia mengaku sudah beberapa kali menghubungi pihak Telkom Ketapang. Bahkan sudah mengisi formulir serta menyerahkan foto kopy KTP, matrai 6000 dan lain-lain. Lantaran ia ingin menjadi pelanggan Telkom untuk menikmati jaringan internet Telkom.

“Sudah berapa kali saya menghubungi pihak Telkom. Kata orang Telkom jalurnya belum ada. Selama dua tahun kok tidak mampu memperbaiki jaringan yang putus itu,” katanya kepada wartawan, Minggu (30/10).

Ia juga sudah bertanya,namun beberapa kali tapi disuruh sabar terus. Mereka katanya masih pengembangan jaringan fiber optic. Saya lapor ke Telkom Pusat katanya sabar juga.

“mereka tak bisa mempengaruhi keputusan kabupaten,” ungkapnya.

Pada hal menurutnya tiga kelurahan yang dilewati Jalan Arif Rahman Hakim itu yakni Kelurahan Kauman,Kelurahan Tuan-Tuan dan Kelurahan Banjar Kecamatan Benua Kayong yang padat penduduk. Bahkan ada pasar dan toko-toko yang cukup padat di Simpang Tiga Pasar Kauman.

“Jadi sebenarnya di tempat kita ini peluang masyarakat untuk jadi pelanggan Telkom banyak. Di Kelurahan Banjar itu sekitar 90 persen warganya pegawai negeri sipil. Di seputaran Pasar Kaumanan itu tentu banyak yang mau jadi pelanggan Telkom,” jelasnya.

Ia menyayangkan, pihak Telkom yang tak tahu jaringan kabelnya sudah putus selama dua tahun. Kabel yang putus itu ada digulung dan disimpan di depan rumah warga sekitar juga. Sehingga sisa kabel yang terputus tapi masih terpasang tidak bisa dimanfaatkan.

Menurutnya jika mau disambung kabel yang diperlukan tidak sampai 100 meter. Kabel yang putus mungkin pihak Telkom tidak tahu juga.

“kalau tiang Telkom itu dicabut orang, mungkin mereka tak tahu juga. Semoga ini bisa ditindaklanjuti Telkom, kita hanya ingin jadi pelanggannya saja,”harapnya.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.