
KETAPANGNEWS.COM—Minimnya tenaga guru diwilayah Pedalaman Ketapang dinilai tidak sebanding dengan jumlah guru yang berada diwilayah lima Kecamatan Perkotaan Ketapang yang dinilai over load (berlebihan), lantaran berjumlah sekitar 2000 guru. Dinas Pendidikan (Disdik) Ketapang diminta tegas dan bijak dalam mendistribusikan para guru, baik guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun guru kontrak.
Hal ini ditegaskan, Anggota DPRD Ketapang, Irawan. Ia meminta Disdik Ketapang tegas dalam menyikapi persoalan menumpuknya guru di wilayah perkotaan Ketapang. Menurutnya masih banyak wilayah pedalaman yang kekurangan guru sehingga penumpukan guru-guru yang ada di sekitar wilayah perkotaan ketapang harus di distribusikan ke wilayah pedalaman.
“Disdik harus mengambil kebijakan, jangan takut-takut, di beberapa kecamatan sekitar perkotaan ini gurunya sangat banyak bahkan bisa dibilang over load,” tegas Irawan, Rabu (26/10).
Legislator Partai NasDem ini melanjutkan, daripada tidak dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan optimal, karena banyaknya guru di perkotaan, alangkah baiknya guru-guru tersebut di distribusikan dengan merata di wilayah Pedalaman Ketapang. Bahkan ironisnya saking banyaknya guru di wilayah sekitar perkotaan Ketapang ada guru yang tidak bisa mencairkan dana sertifikasi akibat kurangnya jam mengajar karena terlalu banyaknya guru di wilayah perkotaan.
“Kami minta Disdik tegas, distribusikan guru dengan merata, jika ada guru yang menolak mengajar di pedalaman lebih baik berhenti saja jadi guru, kasian anak-anak dipedalaman mereka juga perlu pendidikan, jika gurunya sedikit bagaimana mereka bisa mendapatkan pelajaran,” ucapnya.
Irawan juga meminta agar tidak hanya guru-guru yang bermasalah saja yang dipindah ke pedalaman, tetapi harus ada pemerataan pembagian guru di wilayah Ketapang. Jika Disdik tidak berani mengambil kebijakan ia meminta agar Bupati, Wakil Bupati dan Sekda dapat mengambil kebijakan pendistribusian guru secara merata di di Ketapang.
“Jangan tunggu guru bermasalah baru dipindah, kita harap Bupati dapat mengambil kebijakan terkait menumpuknya guru di kota Ketapang,” harapnya.(dra)