Bupati Ingatkan Penerima Dana Hibah dan Bansos

“Begitu sudah mendapat SK dari dinas pertanian bahwa kelompok ini menerima ternak, sudah mulai nego- nego dengan orang lain bahwa kalau bibitnya datang akan berpindah tangan atau dijual, “ ungkap Bupati Martin Rantan.

????????????????????????????????????
Bupati Martin Rantan SH menyampaikan pidato pada pembukaan sosialisasi hibah dan Bansos di hotel Borneo Eemrald Ketapang Senin (28/11).

KETAPANGNEWS.COM–Bupati Ketapang Martin Rantan SH mengingatkan penerima dana hibah dan bantuan sosial agar benar- benar memanfaatkan dan memberdayakan para petani di Kabupaten Ketapang.

Kepada Dinas terkait Bupati mengingatkan, bahwa hasil pengamatan dilapangan, Bupati mendapati banyak kelompok tani yang etika sudah menerima bantuan seharusnya dimanfaatkan untuk memberdayakan petani. Tetapi ada yang menjual bantuan yang diberikan.

“Begitu sudah mendapat  SK dari dinas pertanian bahwa kelompok ini menerima ternak, sudah mulai nego- nego dengan orang lain bahwa kalau bibitnya datang akan berpindah tangan atau dijual, “ ungkap Bupati Martin Rantan SH ketika menyampaikan pidato pada pembukaan sosialisasi hibah dan Bansos di hotel Borneo Eemrald Ketapang Senin (28/11).

Bupati mengatakan, yang lebih parah lagi bahwa bantuan yang dijual lebih murah dari harga yang dianggarkan dalam dokumen lelang. Dalam dokumen lelang harga  1 ekor bibit sapi betina Rp 8 juta dan jantan Rp.10 juta.

“Tetapi mereka menjual dengan harga 5 juta saja, “ ujar Bupati.

Hal tersebut diistilahkan Bupati upaya modus hanya untuk mendapatkan bantuan bukan untuk memanfaatkan bantuan dari Pemerintah yang dimaksudkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Ini sama saja membobolkan kas daerah padahal  belasan milyar rupiah anggaran yang dipergunakan untuk membeli pengadaan bibit sapi  tersebut, “ katanya.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.