
KETAPANGNEWS.COM-Bupati Ketapang, Martin Rantan SH, menegaskan tidak ada lagi pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah Ketapang, yang berada di warung kopi dan warung makan saat jam kerja. Pegawai yang kedapatan nongkrong di warung kopi saat jam kerja akan diberikan sanksi.
“Tidak ada lagi jam 10.00 pagi makan bakso dan ngopi. Tidak hanya pegawai negeri, tapi pegawai honor dan kontrak juga akan ditertibkan,” tegas Martin belum lama ini saat pelantikan pejabat eselon II,III dan IV di Pendopo Bupati.
Martin mengatakan, selama ini ia sering melihat pegawai pemerintah yang sedang asyik nongkrong di warung kopi atau warung makan saat jam kerja. Melihat hal itu, ia mengaku malu dengan sikap pegawai yang hobi nongkrong di saat jam kerja.
“Saya saja tidak berani kalau jam dinas berada di warung kopi,” ungkapnya.
Menurutnya,abdi negara seharusnya malu berada di luar saat jam kerja. Apalagi nongkrong di warung kopi yang tujuannya belum jelas. Abdi Negara harus punya budaya malu. Kecuali pegawai dari daerah pedalaman yang datang ke Kota Ketapang untuk mengurus sesuatu ke dinas atau kantor, masih bisa dimaklumi kalau jam 10.00 pagi ada di warung makan.Mungkin dia lapar karena perjalanan jauh.
“Ini yang sering saya temui pegawai yang ada di kota. Kan malu dilihat masyarakat,” ujar Bupati mengingatkan.
Bupati menegaskan,untuk menertibkan pegawai yang masih sering nongkrong di warung kopi dan warung makan, akan mengerahkan Satuan Polisi Pamong Praja untuk merazia ke setiap sudut Kota Ketapang.
“Akan saya kerahkan satpol pp untuk merazia,” tegasnya.
Menurut Bupati akan membentuk satuan khusus dari Pol PP untuk merazia pegawai yang nongkrong saat jam kerja. Akan membentuk pleton khusus dan disiapkan personil. Petugas yang melakukan razia nanti juga resmi dan dilengkapi peralatan.
“ Itu sebagai antisipasi jika ada pegawai yang melawan saat dirazia,” jelasnya.
Bupati menegaskan, bagi pegawai yang terjaring razia dan kedapatan berada di luar kantor saat jam kerja, maka akan dibina berupa pemberian sanksi teguran. Intinya untuk membina pegawai agar lebih baik lagi dalam bekerja.
“ Tapi kalau tidak mau dibina, ya binasakan. Berkali-kali dibina, ya tindak tegas,” tegasnya.(dra)
Nah ini mantap nih salah satu cara biar kerja jadi efektif
Good job pak bupati