
KETAPANGNEWS.COM—Ketua KONI Ketapang priode 2016-2020 terpilih, Fadli Atif mengaku sudah mengetahui informasi dugaan pemalsuan mandat Ketua Cabang Aeromodelling Ketapang Alexnder Tommy Hendrik. Ia menegaskan, persoalan mandat itu bukan pada ranahnya.
“Itu berada pada ranah panitia pelaksana kegiatan. Tapi tetap kita cek dan ternyata yang memberi mandat bukan pak Alexnder tersebut,” katanya Minggu (27/11) kepada wartawan.
Fadli mengatakan,sudah mencegek hal tersebut kepada panitia pelaksana Musorkab KONI Ketapang.Ia mengecek memang Pak Alexnder Tommy tidak ada memberikan mandat, yang memberikan mandat itu sekretarisnya.
“Mungkin kemaren Pak Alexnder tidak ada di tempat,” ujarnya.
Sepengetahuan dirinya, terhadap mandat itu, jika tidak Ketua maka bisa sekretaris yang tanda tangan. Sebab itu ia berharap persoalan Musorkab KONI ini selesai. Sehingga kedepan bagaimana semua hanya memikirkan agar olahraga di Ketapang semakin baik.
Ia berharap,setelah Musorkab ini berakhir dan dirinya terpilih rekan-rekan disetiap cabang olahraga memberikan nama kepada pengurus KONI Ketapang.
“Artinya nanti KONI Ketapang anggotanya merupakan semua pengurus cabang olahraga,” jelasnya.
Menurutnya, tujuannya agar kedepan konsolidasi untuk mengurus KONI Ketapang lebih enak dan nyaman,setelah ini tidak ada lagi pendukung A atau B dan semuanya kembali menyatu lagi.
“Apalagi kita akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi 2018,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sebab itu semua persiapan harus dimulai sejak saat ini baik terhadap atlet dan lain-lainya. Ia berharap jika awal telah mempersiapkan hal untuk menyambut Porprov itu, maka bisa menaikkan peringkat olahraga Ketapang nantinya.
Ia berterimakasih kepada semua yang memilih maupun tidak memilihnya. Ia menegaskan yang tidak memilihnya bukan berarti tidak mendukung atau tidak suka denganya.Ini adalah pemilihan secara demokrasi tentu tujuannya demi kebaikan bersama. (dra)