Gerakan Semangat Berbagi Nasi Bungkus

"Tidak harus besar jumlah yang kita berikan, meskipun kecil, namun bisa memotivasi orang lain untuk berbagi, itu sudah lebih dari cukup," ucap Ahmad Sofie.

berbaginasi
Anggota Gerakan Berbaginasi sebelum memulai kegiatan berkumpul di taman Kota Ketapang Minggu (6/11).

KETAPANGNEWS.COM—Pergerakan Berbaginasi Ketapang mengelar aksi perdana, Minggu (6/11). Sebanyak 55 bungkus nasi dibagikan ke sejumlah masyarakat prasejahtera di supataran Kota Ketapang. Gerakan ini diharapkan bisa membantu meringankan dan memotivasi masyarakat lainnya untuk saling peduli dan berbagi terhadap sesama.

Salah satu pejuang nasi Ahmad Sofi, mengatakan, kegiatan bagi-bagi nasi bungkus ini sebenarnya bukan gerakan baru. Gerakan ini sudah ada sejak lama di Indonesia. Sementara di Ketapang sendiri, gerakan berbaginasi ini baru dibentuk pada 1 November 2016.

“Hari ini aksi perdana kita. Dan alhamdulillah mendapat sambutan hangat,” katanya usai membagikan nasi, Minggu (6/11).

Pria yang akrab disapa Afi ini menuturkan,berbaginasi dibentuk sebagai salah satu bentuk keperihatinan terhadap kondisi masyarakat, khususnya yang hidup di jalanan.Tak jarang dari mereka terlambat makan.

“bahkan tidak makan karena tidak ada uang untuk membeli. Dengan sebungkus nasi ini diharapkan mengurangi sedikit beban dan berarti bagi mereka,” jelasnya.

Ia mengungkapkan,di Ketapang, masih ada segelintir orang yang hidup di jalanan dan membutuhkan bantuan.Gerakan berbagi nasi ini diharapkan sedikit meringankan beban mereka. Tujuan aksi ini sebenarnya lebih kepada semangat berbagi.

“Tidak harus besar jumlah yang kita berikan, meskipun kecil, namun bisa memotivasi orang lain untuk berbagi, itu sudah lebih dari cukup,” ucap wartawan disalah satu media cetak ini.

Sementara pejuang nasi lainnya, Mukhlis, mengatakan, pergerakan ini kedepannya tidak hanya akan membagikan nasi kepada masyarakat, namun akan memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.Bisa berupa sembako dan kebutuhan lainnya,tergantung dengan momen.

Menurutnya,tidak hanya di jalanan,bantuan juga akan diberikan kepada rumah-rumah, panti asuhan dan panti jompo. Mengingat di Ketapang sendiri banyak panti asuhan yang juga membutuhkan bantuan.

“Kita tegaskan di pergerakan ini kami tidak menjalankan proposal untuk kegiatan kami. Apa yang kami bagikan adalah dari kami dan para donatur,” ungkapnya.

Mukhlis mengungkapkan,pergerakan ini juga tidak ingin disusupi oleh politik. Karena didirikannya pergerakan ini murni karena kepedulian terhadap kemanusiaan.Tidak ada embel apa-apa dalam kegiatan ini.

“ Yang ingin ikut berbagi, silakan bergabung. Syaratnya harus ikhlas dan punya semangat berbagi,” ucapnya.

Ia berharap, dengan adanya pergerakan ini semakin banyak lagi bibit-bibit semangat, khususnya generasi muda untuk ikut peduli terhadap sesama. Menurutnya tidak harus masuk dalam pergerakan Berbaginasi ini. Tidak harus beramai-ramai juga untuk berbagi.

“ Jika memang ada niat untuk berbagi, sendiri pun dia akan tetap berbagi. Itulah kenapa pentingnya menularkan virus berbagi,” kata Mukhlis.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.