
KETAPANGNEWS.COM—Bupati Kabupaten Sukamara, Provisni Kalimantan Tengah (Kalteng) H Ahmad Dirman melakukan silaturahmi dengan Bupati Ketapang, Martin Rantan, SH, di pendopo Bupati Ketapang, Kamis (24/11) sore.
Bupati Sukamara, H Ahmad Dirman mengatakan dirinya berkunjung ke Ketapang untuk bersilaturahmi dengan Bupati Ketapang terpilih, Martin Rantan.Karena sejak beliau Bupati (Martin Rantan) dilantik ia belum sempat bertemu.
“Hari ini sekalian kami bersilaturahmi dan membicarakan kedepan antara Kabupaten Sukamara dan Ketapang,” katanya usai pertemuan.
Dirman menjelaskan, Kabupaten Sukamara yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ketapang bisa dikatakan sebagai adik dari Kabupaten Ketapang, lantaran umur Kabupaten Sukamara jauh lebih muda dibanding Ketapang.
“Untuk itu saya berharap kedepan ada kerjasama antara dua Kabupaten yang dapat saling menguntungkan. Ketapang pahamlah dengan kedatangan kami, insya Allah saling pengertian dan saling membantu, apalagi Ketapang bisa dikatakan saudara tua bagi kami, terlebih kita berbatasan langsung,” katanya.
Saat ditanya mengenai akses jalan darat dari Sukamara dan Ketapang khsusunya, Kecamatan Manis Mata yang berbatasan langsung dengan Sukamara, Dirman menilai jika akses dapat terbuka tentu akan saling menguntungkan dua belah pihak, terlebih di desa-desa Manis Mata banyak potensi yang bisa dibawa ke wilayahnya begitu juga sebaliknya. Harapan akses bisa terbuka sehingga saling menguntungkan.
Sementara Bupati Ketapang, Martin Rantan mengatakan, kedatangan Bupati Sukamara ke Ketapang yang pertama ingin bersilaturahmi dengan dirinya dan membicarakan persoalan, lantaran Ketapang dan Sukamara memang berbatasan.Antara Ketapang dan Sukamara jalur transportasi antar daerah belum tersambung.
“Mereka di Sukamara sudah membangun jalur tetapi kita belum, jadi arah tujuan selain silaturahmi dalam pertemuan ada gayung bersambut soal jalur transportasi antar daerah itu,” tuturnya.
Menurutnya, untuk akses jalur transportasi pihaknya sudah ada program dari Kota Manis Mata ke desa Jambi dan desa Sukaramai yang berbatasan dengan Kabupaten Sukamara, hanya saja program ini mandek di Desa Jambi sedangkan mereka sudah melakukan pembangunan diwilayah mereka.
“Jadi sudah kita sepakati nanti ada MOU untuk percepatan pembangunan guna menghubungkan daerah-daerah sekitar Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Sukamara,” ujarnya.
Martin menambahkan, jika kesepakatan untuk membuka akses perhubungan antar kabupaten bahkan provinsi terjadi maka daerah perbatasan akan menjadi jalur terbuka dan daerah lintasan antar provinsi yang diharapkan dapat sama-sama saling menguntungkan. Ia juga sudah menugaskan Kepala Bappeda untuk menyusun poin-poin dan MOU.
“Nanti kalau sudah selesai tinggal kita atur kembali buat penandatangan kesepakatanya,” jelasnya.(dra)