
KETAPANGNEWS.COM—Selain menyita Barang Bukti (BB) belasan ribu botol oli diduga palsu. Pihak Kepolisian Ketapang juga berhasil mengamankan barang lain diantaranya satu buah timbangan, satu buah setrika dan 7 suntikan yang diduga dipergunakan oleh pemilik oli untuk mencampurkan oli merk Vicolobe ke kemasan oli-oli lain didatangkan dari Semarang.
Menurut Keterangan Kapolres Ketapang, melalui Kanit IV Polres Ketapang, Ipda Ogan Arif Teguh, mengenai BB yang ditemukan selain oli, dari pengakuan DS (38) Warga Kelurahan Tengah memang merupakan miliknya. Yang mana untuk timbangan digunakan menimbang botol oli yang berada didalam dus kiriman apakah ada yang berkurang atau tidak isinya.
Kemudian 7 buah suntikan digunakan untuk menyuntikan oli Vicolube ke oli merk Yamalube dan MPX saat isinya berkurang setelah ditimbang. Sedangkan setrika digunakan untuk menutup lubang botol oli setelah disuntik.
“Anak buahnya yang bertuggas menyuntik atau menambahkan oli yang isinya berkurang,” jelas Teguh menirukan DS, Senin (21/11).
Selain itu, Pemilik oli juga mengaku, selama ini dirinya memasarkan oli-oli tersebut dengan cara menawarkan ke setiap toko atau bengkel. Ada juga sebagian oli ditinggal terlebih dahulu sesuai dengan kesepakatan akan dibayar secara cash atau tempo. Bagi yang sudah langganan dibayar setelah oli habis terjual.
“Kalau yang sudah kenal biasa menghubungi pemilik oli untuk beli. Jadi oli bisa di ambil pembeli atau dikirim pemilik oli ini, seperti diwilayah sandai pemilik oli mengirimnya lewat ekspedisi,” ujarnya.(absa)