
KETAPANGNEWS.COM—Terbukanya akses perlintasan trasnsportasi di Kabupaten Ketapang dari beberapa jalur seperti darat, udara dan air tak menutup kemungkinan merupakan daerah rawan dimasuki teroris. Ini diungkapkan Kapolres Ketapang, AKBP Sunario, Minggu (20/11).
“Kalau dikatakan Ketapang daerah rawan, iya. Sebab Ketapang merupakan daerah terbuka pada akses transportasi seperti jalur laut, darat dan udara. Ditambah lagi berbatasan dengan daerah lain misalnya Kalimantan Tengah serta sudah ada jalan parallel Trans Kalimantan, jadi bisa-bisa saja,” katanya.
Sunario menilai Ketapang bisa memungkinkan masuknya teroris. Sehingga pihaknya dan aparat lainnya juga memaksimalkan langkah pencegahan seperti penjagaan atau patroli, bersosialisasi kepada masyarakat dan lain sebagainya.
“Semua pihak harus sama-sama tetap menjaga dan mewujudkan situasi dan kondisi di Ketapang yang selama ini sudah kondusif,” timbalnya.
Hingga saat ini, lanjutnya, belum terdeteksi atau informasi masuknya teroris di Ketapang. Meskipun Ketapang termasuk daerah rawan masuknya teroris dengan terbukanya akses transportasi pihaknya tetap antisipasi dan memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat.
Selain itu, masyarakat diminta apabila ada pendatang baru tolong memberitahu kepada pihaknya atau aparat desa setempat seperti Ketua RT.
“Jadi masyarakat jangan merasa masa bodoh, tapi setelah ada kejadian baru semuanya heboh,” tutupnya.(absa)