Kontraktor Proyek Normalisasi Pastikan Plang Akan Dipasang

Upah Pekerja Sudah Dipersiapkan

konfirmasi
Kontraktor, Kanisius (Baju Orange) saat mengklarifikasi dihadapan Plh Kabid Pengairan PU, PPK, dan PPTK soal protesnya warga pada proyek normalisasi di pembedilan, Jum’at (25/11)

KETAPANGNEWS.COM—Kontraktor Proyek normalisasi Sungai di Dusun Timur Desa Pembedilan Kecamatan Kendawangan, Kanisius mengungkapkan, bahwa papan plang proyek sudah ada dan upah pekerja sudah dipersiapkan. Hal itu disampaikan lantaran sebelumnya proyek tersebut dipertanyakan warga.

Kanisius mengatakan, mungkin pekerja setempat itu lupa atau bisa juga sudah dipasang kemudian hilang diambil orang. Meski demikian, berhubung pekerjaan berakhir masih lama pada Desember mendatang, plang itu tetap akan dipasang.

“Papan plang itu sebenarnya sudah kita buat dan serahkan kepada pekerja di lapangan yang merupakan warga setempat,” katanya saat dikonfirmasi, Jum’at (25/11).

Dia menjelaskan, pihaknya tidak bisa sering mengecek langsung ke lapangan disebabkan Desa Pembedilan jarak tempuhnya sangat jauh dari Kota. Jika melalui jalur darat harus menempuh perjalan diperkirakan sekitar 24 jam.

Sedangkan jika melalui jalur air harus melalui laut, ditambah lagi gelombang saat ini di laut cukup besar sehingga jarang ada yang bepergian ke lokasi tersebut.

Ia mengungkapkan, soal pekerjaan pihaknya memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada masyarakat setempat dan seluruh stakeholder di wilayah itu juga sudah kita beritahu.

Terkait upah yang belum dibayarkan penuh, dirinya membenarkannya. Namun, Karena proses upah sesuai pekerjaan tender yang melalui proses Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tentunya mempunyai mekanisme yang harus ditempuh sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa. Diantaranya daalam proses upah ada uang muka.

“Dalam pekerjaan ini sudah kita berikan panjar kepada pekerja di desa setempat. Untuk pelunasan pembayaran upah sebenarnya sudah kita siapkan. Jum’at kemaren kita meminta pelaksana di lapangan mengambil sisa pelunasan upah. Tetapi saat dihubungi pekerja tersebut tidak bisa datang karena masih ada kegiatan di desanya,” jelasnya..

Selain itu, dirinya juga mendapat informasi bahwa besok (Sabtu-red) mereka baru bisa turun. “Jadi Masalah upah sudah kita siapkan. Itu clear dan tidak ada masalah,” timbalnya.

Secara volume, lanjutnya, pihaknya sudah melaksanakan pekerjaan sesuai ketentuan dan sudah memenuhinya. Dirinya mengaku bahkan melebihkan volume lantaran untuk kebutuhan masyarakat setempat. Saat ini tinggal proses finishing.

Ia berharap, kepada masyarakat agar kedepan dapat bekerjasama secara baik. Sehingga segala sesuatu yang dikerjakan bersama, apabila ada persolan dapat dikomuniasikan secara baik.  Tujuannya untuk mendapatkan solusi yang baik pula.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.