Illegal Loging Di Hulu Sungai, Warga Takut Bencana Alam Terjadi

Sabinus Andi : Masyarakat menjadi resah, masyarakat takut bencana alam terjadi kalau aktivitas tersebut terus dilakukan, kalau hutan sudah gundul tentu bencana alam akan mudah terjadi.

ilustrasi-kerusakan-hutan-akibat-ileggal-logingg
Ilustrasi Illegal Logging-Net

KETAPANGNEWS.COM—Warga empat Desa di aliran Sungai Bihak, Kecamatan Hulu Sungai resah dengan aktivitas Illegal Loging diwilayah tersebut. Mereka takut bencana alam terjadi ketika hutan mereka gundul di babat oleh oknum tak bertanggung jawab.

“Empat desa yang wilayahnya terdapat aktivitas Illegal Loging diantaranya Desa Sekukun, Desa Batu Lapis, Desa Riam Dadap serta Desa Beginci Darat,” ungkap Ketua Perkumpulan Bihak Sakayuq, Sabinus Andi kepada wartawan, Minggu (13/11).

Ia mengaku, selain merusak hutan di desa-desa tersebut, para pelaku Illegal Loging yang merupakan warga luar Hulu Sungai tepatnya warga Kabupaten Melawi serta warga Desa Randau Jungkal, Kecamatan Sandai juga melakukan aktivitas seperti perjudian dan minum-minuman keras dilokasi tersebut.

“Jadi informasinya mereka juga mendirikan Basecamp, disana kalau malam hari seperti pasar malam ada miras dan judi,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat menjadi resah, masyarakat takut bencana alam terjadi kalau aktivitas tersebut terus dilakukan, kalau hutan sudah gundul tentu bencana alam akan mudah terjadi.

Ia menjelaskan, aktivitas tersebut sudah berlangsung sekitar 7 bulan tetakhir, yang mana selain belum tersentuh oleh aparat keamanan. Maraknya pelaku Illegal Loging dilokasi tersebut juga karena akses jalan yang dulunya jauh dan susah dilalui mereka kini mudah untuk dilalui setelah pihak perusahaan PT Alas membuka jalur untuk perusahaan mereka.

“Mereka datang berbondong-bondong pasca dibukanya jalan oleh pihak perusahaan, saat ini perusahaan kewalahan melarang mereka karena jumlah mereka banyak sekali bisa mencapai 500 orang lebih dengan menggunakan alat penebang pohon yang informasinya sekitar 300 unit,” pungkasnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.