KETAPANGNEWS.COM—Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang, Budi Mateus mengimbau semua pihak, baik masyarakat maupun tokoh masyarakat di Ketapang agar waspada dan lebih berhati-hati terhadap aksi terorisme. Hal ini diungkapkan lantaran telah terjadi pengeboman yang menewaskan satu balita di Kalimantan, tepatnya di Balik Papan belum lama ini.
Menurut Budi, dahulu hanya menyerang di Ibu Kota Negara. Tapi saat ini sudah terjadi di Daerah Kalimantan, seperti Balik Papan. Sebab itu Kalimantan Barat, khususnya Ketapang juga harus waspada.
“Semua masjid, gereja dan rumah ibadah lainnya serta aparat penegak hukum harus waspada. Ketapang jangan dianggap enteng, sebab merupakan jalur perlintasan sangat terbuka baik jalur darat, udara dan air,” kata Budi kepada Ketapangnews.com, Senin (14/11).
Budi berharap, para tokoh serta masyarakat juga harus waspada terkait kegiatan terorisme yang belakangan cukup marak pasca peristiwa 4 November. Jangan sampai masyarakat mudah terpancing isu-isu negatif.
Menurutnya, tidak menutup kemungkinan peristiwa itu dimanfaatkan kelompok tertentu untuk memecah belah persatuan di Ketapang. “Saya harap jangan sampai terjadi aksi terorisme atau merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya.
Selain itu, Budi juga menghimbau kepada pengguna Media Sosial (Medsos) agar tidak menyebarkan berita yang mengundang kerawanan sosial bersifat mengadu domba antar sesama.
“Gunakan Medsos sebagai media intraktif dalam menyampaikan informasi yang positif. Jangan menebar hal-hal kebencian di media sosial,” timbalnya.(absa)