
KETAPANGNEWS.COM—Penerima dana Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Ketapang mengalami peningkatan, sebelumnya tahun 2015 berjumlah 5000 lebih. Di tahun 2016 penerima PKH menjadi 9000 lebih dengan penambahan kurang lebih 4000 orang.
“Tahun ini ada penambahan 4000 lebih, kalau dulu hanya 5000. Jadi jumlah total keseluruhan 9000 dari berbagai katagori,” kata Kepala Dinas Sosial Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Drs H Mad Noor Hamid kepada Ketapangnesw.com, Kamis (24/11).
Mad Noor menjelaskan, penambahan jumlah penerima tersebut lantaran banyak katagori penerima PKH. Diantaranya Bantuan Tunai Bersyarat (BTB) untuk anak sekolah. Menurutnya, jika anak si penerima PKH itu tidak sekolah, maka dananya bisa diberikan hanya setengah.
Selain itu, lanjutnya, penerima PKH memiliki persyaratan tertentu yang harus dilaksanakan oleh penerima bantuan PKH. Seperti misalnya ibu hamil, yang bersangkutan harus memeriksakan kehamilan kepada puskesmas.
“Kalau tidak memeriksakan, nanti dana itu disesuaikan. Misalnya satu tahun berapa kali dia harus periksa ke puskesmas. Pemotongan dana tersebut dilakukan oleh penyalur yakni PT POS,” terangnya.(absa)