
KETAPANGNEWS.COM—Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Ketapang, Ucup Supriatna mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui jadwal pasti pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Saat ini pihaknya masih menunggu jadwal yang akan dikeluarkan Pemerintah Pusat.
“Hingga saat ini jadwal pelaksanaan UN masih belum diketahui. Kalau mengacu pada pelaksanaan UN sebelumnya, pelaksanaannya akan dilaksanakan bulan April. Namun apakah akan ada perubahan atau tidak, kita masih menunggu jadwal dari Pemerintah Pusat,” ungkap Ucup Supriatna, Rabu (28/12).
Ucup menjelaskan, selain UN, Siswa juga harus melaksanakan Ujian Akhir Sekolah (UAS). Namun hal demikian harus dikembalikan lagi pada jadwal yang akan dikeluarkan Pusat nantinya. “Kita masih menunggu Peretauran Menteri tentang Prosedur Operasional Standar (POS),” jelas Ucup.
Mengenai kesiapan UN, menurutnya ada dua basis yang digunakan yakni UN Berbasis Komputer dan UN Tertulis. Kemudian, di Ketapang akan ada penambahan sekolah peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
“Kalau sebelumnya hanya SMKN 1 dan SMKN 2 Ketapang yang melaksanakan UNBK. Tapi kali ini ada beberapa sekolah yang ikut UNBK,” ucapnya.
Ia menyebutkan, ada lima sekolah yang diusulkan untuk mengikuti UNBK. SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMA Yohanes dan SMA Petrus Ketapang. Kelima sekolah ini dianggap pihaknya layak mengikuti UNBK.
“Jika sekolah ini lulus verifikasi, maka akan ada tujuh sekolah yang akan melaksanakan UNBK,” timbalnya.
Terkait kesiapan, pihaknya mengaku sudah siap. Terlebih pelaksanaan UN bukanlah hal baru. Sebab, semua sekolah sudah mengetahui apa yang harus dipersiapkan menjelang UN. Ditegaskannya, apapun yang menjadi keputusan pusat pihaknya siap menyelenggarakan UN.(absa)