
KETAPANGNESW.COM—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang melakukan pembongkaran terhadap tugu yang berada di bundaran Agoesdjam Ketapang, Selasa (6/12) sore. Pembongkaran tugu dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas di lokasi tersebut.
Ketua Harian Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Ketapang, Junaidi SP mengaku pihak MABM sendiri mengikhlaskan pembongkaran tugu yang identik adat melayu yang sudah berdiri lebih dari 10 tahun lamanya dan merupakan marwah dari MABM Ketapang.
Ia mengungkapkan, keikhlasan juga berdasarkan perkembangan Kota Ketapang yang semakin dipadati kendaraan sehingga pembongkaran tugu diharapkan dapat menjaga kelancaran lalulintas, keamanan dan keselamatan pengendara.
“Kita ikhlaskan pembongkaran tugu ini, apalagi tugu ini akan kembali dibangun di sekitar lokasi yang sama,” ungkapnya Selasa (6/12) sore.
Junaidi yang juga wakil ketua DPRD Ketapang ini berharap, Pemda Ketapang dalam hal ini Bupati Ketapang melalui instansi terkait agar dapat segera mungkin membangun kembali tugu tersebut di lahan milik RS Agoesdjam.
“Kita harapkan menambahkan pembangunan yang identik dengan melayu baik itu perahu lancang kuning atau sejenisnya,” harapnya.
Ia mengatakan, Pembangunan tugu diharapkan segera dianggarkan dan harapan phaknya selain pembangunan tugu, ada pembangunan sesuatu yang identik dengan adat melayu yang mana dapat dijadikan ikon kota Ketapang sehingga ketika ada wisatawan dari luar datang ke Ketapang mereka bisa berfoto dan menjadikan kenang-kenangan.
“Seperti contoh jika ke sulawesi ada lokasari dan di Ketapang diharapkan ada hal serupa,” mintanya.
Bupati Ketapang, Martin Rantan saat ditemui dilokasi pembongkaran tugu menjelaskan, pembongkaran ini dilakukan guna memperlancar arus lalu lintas yang ada dijalur padat kendaraan ini.
“Dengan adanya lampu merah dan adanya tugu agak menganggu lalu lintas jadi Pemda dalam hal ini meminta kepada Majelis Adat Budaya Melayu (MABM-red) Ketapang untuk mengikhlaskan pembongkaran ini,” ungkapnya usai ritual pembongkaran tugu dilakukan.
Martin menuturkan, permintaan kepada MABM untuk mengikhlaskan pembongkaran tugu lantaran tugu tersebut memiliki ornamen yang identik dengan adat melayu, sehingga pihak MABM diminta juga melakukan adat melayu yakni tepung tawar sebelum pembongkaran dilakukan.
Ia menegaskan, Pemda Ketapang tidak hanya membongkar tugu ini tetapi juga akan membangun tugu ini kembali di dekat lokasi semula yakni di lahan kosong milik rumah sakit agoesdjam Ketapang. “kita rencanakan pembangunan tugu pada tahun 2017 mendatang,” jelasnya.
Selain itu, ia sangat mengapresiasi sikap dari MABM Ketapang yang ikhlas dan bekerjasama dengan Pemda Ketapang dalam memperlancar pembangunan. Sikap dan langkah-langkah kearifan dari MABM sangat kita apresiasi dengan mengikhlaskan tugu ini dibongkar dan dipindahkan.
“Ini demi memperlancar arus lalu lintas dan memberikan keamanan dan kenyaman pengendara,” tutupnya.(dra)
MABM Berharap Tugu Segera Kembali di Bangun added by Ketapang News on
View all posts by Ketapang News →