
KETAPANGNEWS.COM–Seluruh elemen masyarakat Kalimantan diajak lebih giat dalam melestarikan budaya. Harapan Gubernur Kalbar disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Propinsi Kalbar, Yusri Zainudin, MT ketika mewakili Gubernur Kalbar membuka Festival Borneo 2016 di Rumah Radakang Pontianak, Rabu (9/12).
Pelestarian Budaya tersebut disebutkannya dilakukan dengan berbagai kegiatan. Pembukaan Festival Borneo 2016 yang diikuti lima propinsi di Pulau Kalimantan dihadiri sejumlah pejabat teras di Pemprov Kalbar dan Kabupaten/Kota yang ikut. Bahkan, Wakil Gubernur Kalimantan Utara dan Asisten III Setda Ketapang Drs Heronimus Tanam juga ikut hadir.
Gubernur Kalbar berharap Festival Borneo 2016 dapat menjadi media promosi pariwisata serta produk ekonomi kreatif Kalimantan serta potensi-potensi yang ada di wilayah Kalimantan kepada negara luar, terutama negara-negara tetangga.
Demikian juga mempromosikan berbagai kebudayaan yang ada di Kalimantan. Pada akhirnya Kalimantan dapat menjadi tujuan wisata yang mampu bersaing dengan daerah lain.
Festival Borneo 2016 yang dimulai 8 Desember akan memperlombakan Tari Kalimantan, Gelar Budaya Sape, memperlombakan Seni Musik Tradisional, Lomba Make up dan Busana, serta Pemilihan putri Borneo 2016. Selain itu, Festival ini juga diramaikan dengan stan pameran pariwisata, produk ekonomi kreatif dan produk unggulan dari seluruh wilayah Kalimantan.
Kabupaten Ketapang yang ikut berpartisipasi meramaikan Festival Borneo 2016 juga ambil bagian dalam sejumlah kegiatan. Salah satunya lombatari pedalaman dan lomba tari pesisir yang diikuti oleh penari-penaridari seluruh wilayah Kalimantan.
Pada lomba tari pedalaman misalnya Ketapang yang mewakili Kalbar menampilkan Tari Maruba’ yang bercerita budaya Marubak di Sengkuang, Kecamatan Hulu Sungai. Pada penampilan tari pedalaman ini, sempat berlangsung hening dan pengunjung terfokus pada penampilan yang diadakan diatas pentas. Usai pegelaran dilaksanakan, pengunjung meriah memberikan tepuk tangan.(dra)