
KETAPANGNEWS.COM—Kondisi ruas jalan WR Supratman Kelurahan Kauman Kecamatan Benua Kayong menuai protes dari warga. Pasalnya, selain tepat berada di tikungan tajam, jalan tersebut juga tergenang air lantaran belum memiliki drainase.
“Saat hujan, jalan di tikungan tersebut tergenang air hingga setengah badan jalan. Sementara proses keringnya memakan waktu berminggu-minggu,” kata Denny Fandri salah satu warga yang dekat dengan jalan tersebut, Sabtu (10/12) sore.
Menurut Denny, kondisi tergenangnya air tersebut lantaran belum memiliki drainase sebagai penyaluran tergenangnya air. Sehingga perlu proses yang cukup lama untuk pengeringannya.
“Dengan kondisi tergenang air sampai setengah badan jalan, dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan. Terlebih saat pengguna jalan roda dua berlimpasan dengan mobil,”
Ia menambahkan, di tikungan tersebut sering terjadi kecelakaan, baik sendiri atau berlawanan. “Dikhawatirkan pengguna jalan dengan arah berlawanan sama sama menghindari genangan air. Sehingga terjadi kecelakaan,” tutupnya.
Mengatsi hal itu, ia berharap kepada pemerintah untuk segera ambil tindakan pada poros jalan tersebut. Sehingga dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas, khususnya di tikungan tersebut.
Pantauan Ketapangnews dilapangan, saat pengendara berlimpasan terlihat rawan kecelakaan. Sebab, para pengendara khususnya roda dua selalu memilih jalan yang tidak tergenang air. Sehingga pengendara sisi kanan dari arah pesaguan mengambil batas jalan sisi kiri dari jembatan pawan I.(absa)