
KETAPANGNEWS.COM—Setelah melalui proses perjalanan cukup panjang dalam pembangunan fisik, akhirnya Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Nurul Islam di Dusun Pematang Ubi Desa Pesaguan Kiri Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) resmi difungsikan, Jum’at (23/12). Di hari pertama, diperkirakan kurang lebih 60 pelajar yang mendaftar di TPA tersebut.
Pendiri Utama sekaligus Ketua TPA Nurul Islam, M Arsyat mengatakan, pembangunan TPA ini melalui proses yang cukup panjang dan memerlukan pengorbanan, terutama soal pembiayaan pada fisik bangunan. Namun, berkat optimisme dalam diri serta bantuan rekan-rekan, maka hasilnya bisa terlihat sekarang.
“Pembangunan TPA yang saat ini difungsikan dibangun tanpa meminta dana dari Desa ataupun warga Dusun Pematang Ubi. Ini dibangun mutlak dari perjuangan yang dibantu juga oleh re kawan kawan yang peduli,” Kata M Arsyat yang akrab disapa Ujang Kuling ini, Jum,at (23/12).
Selain itu, di akuinya, pembangunan TPA ini juga pernah mendapat bantuan dana Hibah dari Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Namun segala kekurangannya adalah hasil dari usahanya.
Lanjutnya, meski saat ini TPA Nurul Islam belum berbentuk Yayasan, akan tetapi kedepan dirinya akan berupaya menjadikan TPA tersebut memiliki badan hukum. Terlebih saat ini dirinya akan fokus sebagai donatur tetap TPA tersebut.

“Setelah barang TPA ini difungsikan, jabatan ketua saya serahkan kepada Saudara Eldi. Jadi saya hanya fokus menjadi donatur. Sehingga apa yang menjadi kekurangan di TPA itu menjadi tanggung jawab saya,” ucap Politisi Nasdem ini.
Ia menjelaskan, bangunan TPA Nurul islam memiliki dua lokal ruangan. Masing-masing satu lokal dengan buka tujuh meter dan panjang sembilan meter. Sementara tenaga pendidik, berjumlah empat orang dari Desa Pesaguan Kiri.
“Tenaga pendidik saat ini kita masih memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dari Desa Pesaguan Kiri. Namun, saya akan upayakan supaya tenaga pendidik yang bersangkutan ada honornya,” jelasnya.
Ditambahkannya, dengan difungsikannya TPA ini, diharapkan kepada seluruh masyarakat, kuhususnya masyarakat Desa Pesaguan Kiri agar selalu memberikan support terhadap hadirnya TPA Ini. Sebab, ini dibangun hanya semata-mata sebagai wadah tempat belajar generasi penerus.
“Semoga TPA ini bermanfaat untuk generasi yang akan datang. Terima kasih saya ucapkan kepada teman-teman serta masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kelancaran pembangunan TPA ini,” timbalnya.(absa)