
Truk nyunsep ke parit diduga kelebihan muatan Sabtu (10/12).
KETAPANGNEWS.COM – Satu unit Dump Truck bermuatan buah kelapa sawit menuju arah Kendawangan nyunsep ke parit di tikungan tajam Jalan Rahadi Usman Desa Pesaguan Kiri Kecamatan Matan Hilir Selatan, Sabtu (10/12). Tumbangnya Dump Truck Milik warga Kecamatan Sungai Melayu Rayak tersebut diduga terlalu banyak muatan.
“Yang pasti mobil pengangkut sawit tersebut milik warga Sungai Melayu yang menjual buah sawit ke Bumitama Gunajaya Kendawangan (BGA) Kendawangan,” Kata Agus (30) salah satu warga MHS yang berada di lokasi Kejadian.
Ia mengatakan, pengakuan dari korban kecelakaan, dijualnya buah sawit oleh masyarakat Sungai Melayu ke BGA Kendawangan harganya lebih tinggi dibanding perusahaan di sekitarnya.
“Penyebab terjadinya kecelakaan tersebut yakni mobil warga Sungai melayu menuju ke Kendawangan menghindari mobil pick up L 300 dari arah berlawanan,” ungkapnya.
Menurutnya, di tikungan tajam pesaguan kiri tersebut, dalam kurun waktu selama sebulan ini sudah tiga kali kejadian mobil masuk parit. Belum lagi pada beberapa bulan lalu satu truk juga nyunsep di lokasi yang sama dengan muatan telur.
Atas kejadian ini, ia berharap agar dinas terkait yakni perhubungan untuk memasang lampu trafic light warna kuning. Sehingga pengendara dari jauh sudah melihat rambu- rambu untuk menghindari kecelakaan.
“Karena di tikungan tajam pesaguan kiri itu paling sering mobil terbalik atau kecelakaan,” ujarnya.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar yang berada di tempat kejadian dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa.
Sementara M Arsyat dalam akun FB nya mengungkapkan, truk tersebut kelebihan kapasitas muatan.
“Tolong pemerintah daerah Ketapang mobil yang ngeret sawet lewat jalan propinsi, apakah ini jalan perusahaan,” tulisnya.
“Sementara itu, jalan arah Kendawangan makin parah, ditambah lagi dengan mobil yang lewat muat kelapa sawit makin parah am,” timpalnya.(absa)